Breaking News
Memuat breaking news...

Pemkab Nisbar dan WVI Teken MoU Perkuat Pendidikan, Kesehatan dan Perlindungan Anak

Redaksi
Redaksi
Senin, 28 September 2026 - 2.59 PM WIB
Pemkab Nisbar dan WVI Teken MoU Perkuat Pendidikan, Kesehatan dan Perlindungan Anak
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu bersama Direktur Wahana Visi Indonesia (WVI) menandatangani MoU memperkuat pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak, Senin (28/9). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

NIAS BARAT (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Nias Barat bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) menandatangani nota kesepakatan (MoU) untuk memperkuat pembangunan berbasis anak, keluarga, dan masyarakat.

Kerja sama tersebut diarahkan pada penguatan pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Penandatanganan dan penyampaian desain program WVI berlangsung di Alun-Alun Pendopo Bupati Nias Barat, Senin (28/9), dihadiri Direktur Wahana Visi Indonesia Angelina Theodora bersama jajaran serta Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M. bersama jajaran pemerintah daerah.

Direktur WVI Angelina Theodora mengatakan, WVI merupakan yayasan yang fokus pada pengembangan anak, keluarga, dan masyarakat, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan penguatan. Pendekatan yang dilakukan mencakup transformasi jangka panjang, pemberdayaan masyarakat hingga respons terhadap kondisi kebencanaan.

“Kami berharap kerja sama ini menjadi landasan program WVI terutama untuk empat tahun ke depan. Program ini kami jalankan melalui kolaborasi dengan pemerintah, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Angelina.

Menurutnya, sebelum penandatanganan MoU, WVI telah melakukan kajian awal dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat. Proses tersebut menghasilkan sejumlah arah program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Nias Barat.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penguatan kebijakan daerah dalam penyelenggaraan pendidikan, kesehatan, dan partisipasi anak. Selain itu, WVI akan mendukung perlindungan anak serta penguatan peran pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, dan masyarakat dalam program pengembangan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu menyambut kehadiran WVI sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pembangunan daerah.

Menurut Eliyunus, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai organisasi yang memiliki kapasitas untuk memberikan dukungan pembangunan.

“Kehadiran WVI ini kita harapkan mampu memberikan warna berbeda, baik dalam penyusunan perencanaan maupun pelaksanaan program. Ini juga menjadi bagian dari edukasi bagi pemerintah dan masyarakat,” ujar Eliyunus.

Bupati mengungkapkan, Nias Barat masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, terutama kemiskinan, kualitas sumber daya manusia, pendidikan, dan kesehatan. Karena itu, kehadiran mitra pembangunan seperti WVI diharapkan dapat memperkuat intervensi pemerintah di lapangan.

Dalam bidang pendidikan, Eliyunus menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi tenaga pendidik. Ia menyebut hasil asesmen pendidikan yang dilakukan pemerintah daerah menunjukkan masih adanya siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan membaca dan menulis.

“Kita ingin anak-anak yang dididik hari ini menjadi generasi penerus yang lebih hebat, lebih pintar, dan lebih maju,” harap Eliyunus.

Pada sektor kesehatan, pemerintah daerah juga memberi perhatian pada penanganan stunting, kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

Eliyunus meminta perangkat daerah yang nantinya terlibat dalam program WVI agar tidak memandang kerja sama tersebut sebagai pengganti tanggung jawab pemerintah, melainkan sebagai penguatan terhadap program yang telah direncanakan pemerintah daerah.

“Saya minta seluruh kepala perangkat daerah yang bekerja sama dengan WVI mendukung dan membantu, baik dari aspek data, pendampingan maupun program. Jangan sampai ada pemerintah daerah yang merasa melepas tanggung jawab karena kehadiran WVI,” tegasnya.

Ia juga meminta agar seluruh program WVI disinergikan dengan dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD, Renstra perangkat daerah, dan RKPD sehingga pelaksanaannya memiliki arah yang jelas dan terintegrasi.

Bupati berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi diterjemahkan menjadi program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama anak-anak.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita saling mengisi. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik. Yang belum tahu berusaha tahu, yang sudah tahu tingkatkan lagi, dan yang sudah bagus dipertahankan,” kata Eliyunus.

Kerja sama WVI dan Pemkab Nias Barat diharapkan menjadi salah satu instrumen kolaborasi pembangunan dalam beberapa tahun ke depan, dengan penekanan pada pemenuhan hak dasar anak, peningkatan kapasitas masyarakat, serta penguatan layanan pendidikan dan kesehatan. (id60)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement