Pemkab Pidie Jaya dan Plan Indonesia Buka Jalan Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas

MEUREUDU (Waspada.id): Penyandang disabilitas di Pidie Jaya tidak hanya didorong menjadi penerima bantuan, tetapi juga diarahkan memiliki sumber penghasilan dan usaha yang mandiri. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyalurkan bantuan modal usaha dan pendampingan ekonomi kepada puluhan penyandang disabilitas.
Program tersebut menyasar sektor usaha mikro dan kecil (UMK) serta pertanian sesuai kapasitas dan minat penerima manfaat. Bantuan tidak hanya berupa modal, tetapi juga disertai pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan dan pendampingan usaha.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mengatakan penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang serta berkontribusi dalam perekonomian daerah.
“Bantuan modal usaha ini bukan sekadar stimulan finansial, melainkan bentuk komitmen nyata Pemkab Pidie Jaya untuk memastikan tidak ada satu pun warga kita yang terabaikan,” kata Sibral, Jumat (2/10)
Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi mampu melahirkan pelaku usaha disabilitas yang mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Plt Kepala Dinas Sosial P3A Pidie Jaya, Azharyadi, mengatakan pihaknya akan mengawal penerima manfaat setelah bantuan disalurkan. Pengawasan dilakukan melalui pemantauan dan pendampingan di lapangan.
“Dinas Sosial berkomitmen penuh mengawal keberlanjutan program ini. Kami tidak hanya berhenti pada penyerahan modal usaha, tetapi juga memastikan adanya pemantauan berkelanjutan,” ujarnya.
Azharyadi menambahkan, pendampingan akan diarahkan pada pengembangan usaha, perluasan akses pasar serta penguatan perlindungan sosial bagi penerima manfaat.
Sementara, Humanitarian Program Manager Plan Indonesia, Enos Ndaparefa, mengatakan pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu kunci untuk membuka kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas.

“Melalui sinergi bersama Pemkab Pidie Jaya, kami ingin memastikan para penerima manfaat memiliki keterampilan, kepercayaan diri serta daya saing dalam mengelola usahanya,” kata Enos.
Kolaborasi Pemkab Pidie Jaya dan Plan Indonesia tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih inklusif, sehingga penyandang disabilitas memiliki ruang untuk bekerja, berusaha dan meningkatkan kesejahteraan secara mandiri. (Nas)
















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda