Pemko Gunungsitoli Matangkan Persiapan Verifikasi Kampung Kreatif Sumut Berkah 2026

GUNUNGSITOLI (Waspada.id): Pemerintah Kota Gunungsitoli terus mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi Lapangan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026 melalui rapat koordinasi instansi trrkait, Kamis (1/10).
Rapat koordinasi dipimpin Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, bertempat di Ruang Rapat Command Center Kantor Wali Kota Gunungsitoli.
Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas lolosnya proposal Pemerintah Kota Gunungsitoli pada tahap Rapat Pleno I, yang mengusung pengembangan Kawasan Bantaran Sungai Nou sebagai Kampung Kreatif berbasis ekonomi lokal dan budaya.
Dalam pembahasan rapat, Sekda bersama perangkat daerah menyoroti kesiapan menghadapi verifikasi lapangan oleh Tim Penjaringan Provinsi Sumatera Utara, khususnya terkait kelengkapan administrasi, data dukung, serta kesiapan lokasi sesuai dokumen proposal yang telah diajukan.
Berdasarkan proposal, kawasan Bantaran Sungai Nou merupakan kawasan strategis ekonomi dengan karakteristik permukiman padat penduduk yang memiliki tingkat kerentanan sosial ekonomi cukup tinggi, ditopang oleh aktivitas ekonomi informal yang belum terorganisasi secara optimal.
Selain itu, data dalam proposal menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki jumlah penduduk sekitar 1.756 jiwa atau 410 KK, dengan tingkat ketergantungan terhadap bantuan sosial yang tinggi serta masih terdapat warga yang bermukim di sempadan sungai.

Pada kesempatan itu juga dibahas arah pengembangan kawasan yang akan diverifikasi, meliputi transformasi Bantaran Sungai Nou menjadi kawasan waterfront ekonomi kreatif berbasis budaya Nias, dengan potensi pengembangan sektor seperti kerajinan anyaman dan ukiran khas Nias, kuliner lokal, serta wisata budaya dan wisata air.
Adapun strategi utama yang diusulkan dalam proposal mencakup penataan kawasan melalui pembangunan boardwalk dan ruang publik, pengembangan dermaga wisata air, penataan fasad rumah menjadi lapak UMKM, hingga penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat. Rencana tersebut juga didukung dengan alokasi anggaran yang terintegrasi dalam beberapa program strategis guna mendorong aktivasi ekonomi dan peningkatan kualitas lingkungan kawasan.
Lebih lanjut, Sekda Andhika menekankan bahwa keberhasilan verifikasi lapangan sangat bergantung pada sinergi lintas perangkat daerah dalam memastikan kesiapan seluruh aspek yang akan dinilai, termasuk kesesuaian kondisi riil dengan dokumen proposal.
Secara strategis, program Kampung Kreatif ini diharapkan mampu menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru di Kota Gunungsitoli, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi kreatif dan penataan kawasan.
Melalui persiapan yang matang, Pemerintah Kota Gunungsitoli optimis proses verifikasi dan validasi lapangan dapat berjalan lancar serta memberikan hasil yang optimal dalam mendukung realisasi program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026.
Lapangan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026.(id60)
















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda