Pemko Gunungsitoli Perkuat 10 UMKM Aktif dengan Pelatihan dan Dukungan

GUNUNGSITOLI (Waspada.id): Pemerintah Kota Gunungsitoli terus memperkuat pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui dukungan yang diberikan secara bertahap.
Dukungan yang diberikan mulai dari peningkatan keterampilan hingga penyediaan peralatan usaha. Sebagai tindak lanjut pembinaan tersebut, 10 pelaku UMKM yang dinilai aktif menerima bantuan peralatan berupa kompor, blender, dan kuali di Kantor Sekretariat Dekranasda Kota Gunungsitoli, Kamis (1/10).
Bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., bersama Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Ir. Agustinus Zega. Peralatan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan produksi dan membantu pelaku UMKM menerapkan keterampilan yang telah diperoleh dalam kegiatan usaha.

Dukungan ini berawal dari pelatihan yang dilaksanakan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli pada Juni 2026, antara lain pelatihan pembuatan keripik ikan dan pengolahan pisang bagi pelaku UMKM. Pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah potensi bahan pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Selain pelatihan yang dilaksanakan di tingkat daerah, program penguatan keterampilan juga didukung melalui pelatihan vokasi yang dilaksanakan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ziona Gunungsitoli.
Setelah mengikuti pelatihan dan menjalani proses pembinaan, Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Ketenagakerjaan melakukan evaluasi terhadap perkembangan dan keaktifan pelaku UMKM. Berdasarkan hasil tersebut, 10 UMKM yang dinilai aktif dan memiliki komitmen untuk mengembangkan usahanya dipilih sebagai penerima bantuan peralatan.
Wali Kota Sowa’a Laoli menegaskan bahwa peningkatan keterampilan perlu diikuti dengan dukungan yang memungkinkan masyarakat mengimplementasikan hasil pelatihan dalam kegiatan usaha.
“Kita melatih para calon pelaku UMKM agar memiliki keterampilan dan kesiapan untuk meningkatkan kesejahteraan. Bantuan ini diharapkan menjadi dukungan nyata dalam mengimplementasikan hasil pelatihan, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Sowa’a Laoli.
Menurut Wali Kota, bantuan tersebut bukan merupakan akhir dari proses pembinaan. Pemerintah Kota Gunungsitoli akan terus mendorong pendampingan dan pembinaan agar peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan produksi dan pengembangan usaha.
Dia juga mengharapkan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Anggota DPRD Provinsi untuk membuka akses yang lebih luas terhadap program pelatihan dari kementerian. Dengan semakin banyak masyarakat mendapatkan kesempatan meningkatkan keterampilan, diharapkan semakin terbuka peluang untuk mengembangkan usaha maupun memasuki dunia kerja sesuai kompetensi yang dimiliki.
Rangkaian pelatihan, pembinaan, evaluasi, dan pemberian dukungan peralatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam membangun ekonomi berbasis potensi sumber daya lokal. Melalui penguatan keterampilan dan dukungan terhadap pelaku UMKM yang aktif, pemerintah mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha secara produktif dan berkelanjutan menuju Gunungsitoli Hebat.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli beserta jajaran serta para penerima manfaat bantuan. (Id60)
















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda