Breaking News
Memuat breaking news...

Proyek Drainase Jalan Kolam Deli Serdang Jadi Sasaran Hoaks, Kontraktor: Kami Difitnah

Redaksi
Redaksi
Jumat, 25 September 2026 - 3.56 PM WIB
Proyek Drainase Jalan Kolam Deli Serdang Jadi Sasaran Hoaks, Kontraktor: Kami Difitnah
Proyek drainase di Jalan Kolam, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELI SERDANG (Waspada.id): - Proyek drainase di Jalan Kolam, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang yang dikerjakan CV Kaya Mekar Makmur dinyatakan telah rampung 100 persen. Namun di tengah tuntasnya pekerjaan, muncul video di media sosial yang menuding proyek senilai Rp 396.418.000 itu mangkrak dan tidak selesai.

Tudingan itu langsung dibantah tegas oleh mandor proyek, Fery Tambunan. Ia menyebut video yang beredar adalah hoaks yang sengaja dibuat oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menjatuhkan kontraktor.

"Kami pastikan proyek sudah tuntas dan berfungsi. Banjir yang selama ini dikeluhkan warga sudah teratasi. Video yang viral itu hoaks, itu video lama saat pekerjaan masih berlangsung, bukan kondisi setelah selesai," kata Fery Tambunan, saat ditemui. Jumat (25/9/2026).

Menurut Fery, oknum tersebut tidak pernah melakukan konfirmasi atau cek langsung ke lokasi setelah proyek selesai. Ia sengaja merekam saat material masih berserakan dan drainase masih dalam tahap pengerjaan, lalu membangun narasi seolah-olah pekerjaan ditinggalkan.

"Ini fitnah. Kalau mau jujur, datang sekarang. Lihat langsung, air sudah mengalir lancar. Jangan memelintir fakta. Kami sangat menyayangkan ada pihak yang sengaja membuat informasi palsu," tegasnya.

Fery menjelaskan, proyek tersebut telah melalui perencanaan dan kajian teknis dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Deli Serdang. Pengerjaan dilakukan sesuai gambar kerja dan spesifikasi yang ditetapkan.

"Dinas SDABMBK sudah melakukan pengkajian secara matang. Kami kerja sesuai spesifikasi, bukan asal-asalan. Kalau ada yang bilang tidak sesuai, silakan buktikan," ujarnya.

Ia pun meminta masyarakat agar lebih cerdas menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh konten viral yang tidak jelas sumbernya.

"Jangan asal memviralkan kalau informasinya bohong. Kalau ada keluhan, silakan konfirmasi langsung ke kami. Kritik membangun kami terima, tapi kalau menyebar kebohongan itu merugikan masyarakat," pungkas Fery.

Sementara itu, warga sekitar justru mengaku puas dengan hasil proyek tersebut. Genangan air yang biasanya muncul setiap hujan kini sudah tidak ada lagi.

"Sejauh ini hasilnya bagus kok. Air sudah mengalir dengan baik. Harapan kami proyek seperti ini dilanjutkan sampai ke ujung jalan, biar semua drainase tersambung," kata Marihot Sitompul, warga Jalan Kolam.

Warga lain, Herman, bahkan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan dan Kepala Dinas SDABMBK atas perhatian terhadap kawasan Medan Estate.

"Dulu kalau hujan, air menggenang dan mengganggu aktivitas. Sekarang sudah lancar. Terima kasih kepada Pak Bupati dan Kepala Dinas yang sudah membangun drainase ini. Kami berharap banjir bisa tuntas selamanya," kata Herman.

Warga berharap pemerintah daerah tidak terpengaruh oleh isu hoaks dan tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur drainase di wilayah Percut Sei Tuan yang masih rawan banjir. (fs)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement