Breaking News
Memuat breaking news...

PT. TSM Tebingtinggi Tutup Sempadan Sei Padang, Warga Resah

Redaksi
Redaksi
Senin, 5 Oktober 2026 - 1.55 PM WIB
PT. TSM Tebingtinggi Tutup Sempadan Sei Padang, Warga Resah
Tembok pembatas lahan PT TSM yang dibangun hingga ke tepian sungai dengan menutup akses jalan. Waspada.id/Khalik
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TEBINGTINGGI (Waspada.id). Perusahaan distribusi air mineral terkenal bernama PT. TSM terletak di Link. 05, Jln. Batubara, Kel. Satria, Kec. Padang Hilir menutup sempadan Sungai Padang dengan memasang tembok hingga ke bibir sungai.

Akibatnya, warga resah karena tidak ada lagi akses yang dapat di lalui masyarakat sekitar untuk melintas di tepian sungai yang ada di inti kota Tebingtinggi itu. Padahal selama ini tepi sungai itu, akses darurat warga.

Pantauan wartawan Waspada.id, Senin (5/10), di lokasi terlihat tembok perusahaan di pasang hingga ke bibir sungai Padang, tanpa ada sempadan yang bebas di lalui warga. Padahal, tembok itu berhampiran dengan lahan anggota DPRD Tebingtinggi Anda Yasser. Belum diperoleh keterangan dari anggota DPRD itu soal penembokan sempadan sungai Padang itu.

Warga Link. 05, Kel. Satria, Baiti, 60, mengaku kecewa dengan PT TSM karena menutup akses jalan setapak tepi sungai itu. "Sudah belasan tahun perusahaan itu ada tapi tak punya perhatian pada warga sekitar, sekarang mereka tutup pula jalan warga", ujar wanita paruh baya ini kecewa.

Keterangan lain yang di peroleh, pengusaha PT.TSM itu etnis Tionghoa bernama Ali. Pengusaha itu tak dapat ditemui, karena lagi kunjungan ke Kazakhstan untuk urusan sosial di negara itu.

Namun pengawas PT.TSM Arfan Fahlevi, saat ditemui di areal perusahaan, menyatakan penembokan itu berdasarkan kepemilikan lahan perusahaan hingga ke tepi sungai. Selain itu, dijelaskan pula penembokan dilakukan mengantisipasi pencurian aset perusahaan, karena selama ini kawasan itu di kenal sebagai kawasan narkoba. "Dalam setahun belakangan sudah dua kali perusahaan kecurian. Terakhir kami kehilangan beko dan semen," jelas Pahlevi.

Koordinator LSM Laksmana Surya Ningsih yang juga warga setempat, menyesalkan sikap PT TSM yang menutup akses jalan tepi sungai. "Ini jelas melanggar sejumlah peraturan yang ada. Mulai dari peraturan tingkat nasional hingga provinsi. Kita akan persoalkan penutupan akses jalan di sempadan sungai ini," ujar Echy Sirait. Dijelaskan Echy Sirait, sungai Padang merupakan sungai strategis nasional dan menjadi aset nasional, sehingga tak boleh sembarangan melakukan aktivitas tanpa izin Pemerintah Pusat khususnya Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II. "Kita akan laporkan PT TSM ke BBWS II Sumatera," pungkas aktifis wanita itu. (Lik)

Perusahaan distributor air mineral terkenal yang menutup tepian sungai secara sepihak hingga meresahkan warga sekitar. Waspada.id/Khalik.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement