Breaking News
Memuat breaking news...

Rekor Buruk, Persiraja Catat 3 Kekalahan Beruntun

Redaksi
Redaksi
Minggu, 27 September 2026 - 4.19 AM WIB
Rekor Buruk, Persiraja Catat 3 Kekalahan Beruntun
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada.id): Persiraja Banda Aceh kembali gagal meraih poin. Laskar Rencong takluk 1-2 dari Persikad Depok dalam laga di Depok, Sabtu (26/9/2026) malam WIB.

Hasil ini menjadi kekalahan ketiga Persiraja secara beruntun, sekaligus memperpanjang periode tanpa kemenangan. Rekor buruk ini menjadi aib sepanjang berdirinya juara Perserikatan 1980 itu.

Persikad membuka keunggulan melalui Nico Fernando Sitepu pada menit ke-37. Tuan rumah kemudian menggandakan skor lewat Pahri Al Mudzaki pada menit ke-57.

Persiraja baru mampu merespons pada penghujung pertandingan. Djakaria Traore memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 pada menit ke-90+9.

Namun, gol tersebut datang terlalu terlambat. Persiraja tidak memiliki cukup waktu untuk mencetak gol penyama kedudukan hingga pertandingan berakhir.

Kekalahan ini membuat Persiraja kembali gagal membawa pulang poin dari laga tandang. Lebih dari itu, tiga kekalahan berturut-turut menjadi alarm serius bagi Laskar Rencong.

Sebelum laga ini, Faris Adit dkk sudah dikalahkan PSPS Riau dengan skor 1-2. Kekalahan juga dialami saat membuka kompetisi di kandang sendiri. Bermain di Stadion H Dimurthala pada laga pembuka, pasukan Jaya Hartono takluk dari Semen Padang 0-1.

Bagi Persiraja, pekerjaan rumah kini semakin jelas: rantai kekalahan harus segera diputus sebelum jarak dengan tim-tim lain di klasemen semakin melebar.

Saat ini Persiraja duduk di posisi kedua dari bawah, dengan skor minus satu poin (-1). Sedangkan dasar klasemen sementara ditempati Persiku Kudus. (id64)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement