Breaking News
Memuat breaking news...

Satgas PRR Tekankan Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sibolga

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 6.27 PM WIB
Satgas PRR Tekankan Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sibolga
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SIBOLGA (Waspada.id) Percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Kota Sibolga menjadi perhatian dalam kunjungan Tim Verifikasi dan Validasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR), Sabtu (10/10/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga tersebut, Satgas PRR menekankan pentingnya memaksimalkan pengerjaan fisik agar infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi dapat segera dipulihkan dan kembali dimanfaatkan masyarakat.

Kunjungan tim tersebut diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Rahmat Tarihoran, S.T., M.M., yang mewakili Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik.

Tim Monev Khusus PRR hadir sebagai tindak lanjut surat tugas Kepala Satgas PRR Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini bertujuan memverifikasi, memvalidasi, serta mengevaluasi perkembangan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, terutama pekerjaan fisik dan pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.

Tim tersebut terdiri atas Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma, AKBP Ambat, Letda Kav. Ahmad Khozin, Sertu Triwahyu Hadiyanto, Gatot Satria Wijaya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Arief Wijayanto dari Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Jalan dan Jembatan Menjadi Perhatian

Dalam sambutan Wali Kota Sibolga yang dibacakan Rahmat Tarihoran, Pemko Sibolga berharap kegiatan monitoring dan evaluasi ini dapat mendorong percepatan pemulihan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Pemulihan fasilitas umum dinilai mendesak karena berkaitan langsung dengan kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta keberlangsungan aktivitas perekonomian warga.

“Kehadiran Tim Monev PRR ini diharapkan dapat memberikan arahan dan masukan strategis bagi Pemerintah Kota Sibolga, sehingga langkah-langkah percepatan pembangunan pascabencana dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar Rahmat.

Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menyampaikan data dan informasi yang faktual serta akurat. Data tersebut diperlukan sebagai bahan evaluasi sekaligus mendukung koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam penanganan pascabencana.

Satgas Ingatkan Pekerjaan Harus Dimaksimalkan

Sementara itu, Ketua Tim Monev PRR, Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma, menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan perkembangan pekerjaan fisik di lapangan, baik yang dibiayai melalui anggaran Transfer ke Daerah (TKD) maupun anggaran kementerian dan lembaga.

Ia menegaskan bahwa percepatan pemulihan membutuhkan sinergi antara Pemko Sibolga, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perangkat daerah teknis terkait.

Selain memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan spesifikasi teknis, pengawasan juga diperlukan agar penggunaan anggaran berlangsung transparan dan akuntabel. Dengan demikian, hasil pembangunan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak.

Kolonel Tamimi turut meminta perangkat daerah terkait aktif memantau pekerjaan yang dilaksanakan kementerian dan lembaga di wilayah Kota Sibolga. Koordinasi dengan penyedia jasa maupun pelaksana pekerjaan di lapangan juga perlu diperkuat untuk mengidentifikasi kendala dan mempercepat penyelesaian pekerjaan.

“Kita memasuki bulan Oktober, sehingga pengerjaan harus dimaksimalkan demi kepentingan masyarakat. Jangan sampai timbul stigma pengerjaan di daerah lambat. Mari kita bersama-sama menyatukan langkah membantu pimpinan daerah demi mempercepat penyelesaian seluruh sasaran penanganan pascabencana,” tegas Kolonel Inf. Tamimi.

Penekanan tersebut menjadi pengingat bahwa pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi dan penyerapan anggaran, tetapi juga pada ketepatan waktu, kualitas pekerjaan, serta manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Sibolga, perwakilan Polres Sibolga, Kodim, Kejaksaan Negeri Sibolga, serta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemko Sibolga.

Di antaranya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga Rosidah Lubis, S.S., M.M.; Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Riwansyah, S.ST., M.M.; Plt. Kepala Pelaksana BPBD Fadlan Satia Siregar, S.STP.; Plt. Kepala Bappeda Justin M. Marbun, S.Kom., M.M.; Kepala Dinas PKPLH Abdul Karim Nasution, S.E., M.M.; Plt. Kepala Dinas Perpustakaan Andrea Avelina Aninditya Bernadin, S.STP., M.M.; Plt. Direktur RSUD Dr. F.L. Tobing Sibolga dr. Masdyana Doloksaribu, MARS.; serta Camat Sibolga Utara Melki Molkiana Sianturi, S.E.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, percepatan pekerjaan, penguatan koordinasi, dan pengawasan diharapkan dapat berjalan beriringan sehingga proses pemulihan infrastruktur pascabencana di Kota Sibolga semakin optimal. (Tnk)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement