Breaking News
Memuat breaking news...

Sinergi Aset dan Edukasi Lelang: PNL Menyulam Jejaring Pengetahuan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 1 Oktober 2026 - 5.10 PM WIB
Sinergi Aset dan Edukasi Lelang: PNL Menyulam Jejaring Pengetahuan
Direktur PNL, Assoc. Prof. Dr. Ir. Rizal Syahyadi, dan Kepala KPKNL Lhokseumawe, TB Abdurrahman, serta rombongan foto bersama usai kegiatan siang, Kamis (1/10/2026). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

“Di kampus, aset bukan sekadar benda mati, melainkan amanah yang menyalakan obor ilmu. Setiap ruang, setiap catatan, dan setiap lelang adalah pelajaran tentang transparansi, kejujuran, dan tanggung jawab. PNL berdiri bukan hanya untuk mengelola kekayaan negara, tetapi untuk menanamkan nilai bahwa pendidikan sejati adalah menjaga titipan bangsa dengan hati yang bersih.”

Di ruang rapat yang hangat di Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Kamis (1/10/2026), sebuah pertemuan sederhana menjelma menjadi simbol besar tentang bagaimana pendidikan dan tata kelola negara bisa saling merangkul. Jajaran Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Lhokseumawe hadir bukan sekadar membawa agenda administratif, melainkan menyulam benang sinergi antara dunia kampus dan lembaga negara.

Direktur PNL, Assoc. Prof. Dr. Ir. Rizal Syahyadi, menyambut dengan penuh apresiasi. Baginya, pengelolaan aset negara bukan hanya soal catatan inventaris, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral perguruan tinggi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“PNL tentu menyambut baik sinergi yang selama ini telah berjalan. Bagi kami, pengelolaan aset negara adalah bagian dari membangun good governance,” ujarnya.

Kepala KPKNL Lhokseumawe, TB Abdurrahman, yang baru bertugas sejak April 2026, menegaskan bahwa PNL adalah mitra strategis. Ia mengapresiasi pelaksanaan lelang kayu oleh PNL sebagai contoh nyata bagaimana mekanisme lelang bisa menjadi instrumen tertib, terbuka, dan akuntabel.

“Kami berharap nantinya ada kesempatan untuk melaksanakan kuliah umum di PNL sebagai bagian dari edukasi mengenai lelang,” katanya, membuka harapan agar mahasiswa turut merasakan denyut langsung pengelolaan kekayaan negara.

Suasana pertemuan bukan sekadar formalitas. Diskusi mengalir tentang Barang Milik Negara (BMN), tertib administrasi, hingga peluang kolaborasi akademik. Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum PNL, Assoc. Prof. Dr. Ir. Zamzami, menekankan pentingnya pendampingan KPKNL dalam memastikan setiap proses pengelolaan aset berjalan sesuai regulasi.

“Komunikasi dan koordinasi ini semakin kuat, dan masukan dari KPKNL sangat bermanfaat bagi PNL,” ujarnya.

Lebih dari sekadar koordinasi, pertemuan ini membuka pintu bagi dimensi edukasi: kuliah umum, sosialisasi, hingga konsultasi publik yang melibatkan akademisi PNL. Dengan begitu, sinergi tidak berhenti pada administrasi, tetapi menjelma menjadi ruang pembelajaran bersama.

Dari Aset ke Literasi, Dari Lelang ke Edukasi

Pertemuan PNL dan KPKNL Lhokseumawe adalah cermin bahwa pengelolaan aset negara bisa menjadi bahan ajar yang hidup. Ia menghubungkan teori administrasi publik dengan praktik nyata, mengajarkan mahasiswa bahwa transparansi bukan sekadar jargon, melainkan tanggung jawab.

Di balik angka dan regulasi, ada nilai pendidikan yang ingin ditanamkan: bahwa setiap aset negara adalah amanah, dan setiap proses lelang adalah pelajaran tentang keterbukaan. Dari kampus ke lembaga negara, dari ruang rapat ke ruang kuliah, sinergi ini menegaskan bahwa pendidikan sejati adalah ketika ilmu bertemu praktik, dan praktik memberi makna pada ilmu. (Maimun Asnawi, S.H.I., M.Kom.I/WASPADA.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement