Breaking News
Memuat breaking news...

Sukses Indonesia Meraih Medali Emas Bulutangkis Ganda Putra Asian Games 2026

Redaksi
Redaksi
Selasa, 29 September 2026 - 6.52 PM WIB
Sukses Indonesia Meraih Medali Emas Bulutangkis Ganda Putra Asian Games 2026
Peraih Medali Emas Ganda Putra Asian Games 2026 pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Oleh: Indra Efendi Rangkuti

Penantian tim bulutangkis Indonesia meraih medali emas di nomor ganda putra Asian Games selama delapan tahun akhirnya tuntas pada final bulutangkis nomor ganda putra Asian Games 2026 yang berlangsung pada 29 September 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi-Nagoya, Jepang. Di final, secara gemilang pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses menaklukkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang dalam laga yang berlangsung ketat.


Terakhir kali Indonesia meraih medali emas nomor ganda putra terjadi di Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang. Saat itu, di final, pasangan Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraih medali emas setelah menaklukkan rekan senegaranya, pasangan Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian, dalam laga ketat yang berakhir rubber set 13-21, 21-18, dan 24-22.

Pada Asian Games 2022 yang digelar tahun 2023 di Hangzhou, ganda putra Indonesia gagal meraih medali. Tentu itu merupakan pukulan berat bagi bulutangkis Indonesia.

Leo Rolly Carnando sendiri kembali dipasangkan dengan Daniel Marthin pada Mei 2026 ini setelah berpisah usai Olimpiade 2024. Debut kembalinya mereka diwarnai kesuksesan meraih juara Thailand Open 2026. Namun, sayang, setelah itu prestasi mereka tidak stabil. Meskipun begitu, mereka masih mampu meraih juara Chinese Taipei Open 2026 pada Juli 2026 lalu.

Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin sama - sama menjatuhkan diri di lapangan usai menaklukkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang di Final Asian Games 2026



Prestasi yang tidak stabil itu membuat tidak banyak yang menjagokan mereka bakal sukses di Asian Games 2026 ini. Namun, meski sempat mengalami kekalahan pada saat menghadapi Malaysia di nomor beregu, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin bisa bangkit dan tampil prima serta menjadi salah satu bintang ketika Indonesia menaklukkan China 3-2 di babak final nomor beregu putra Asian Games 2026.

Kesuksesan di nomor beregu ini menjadi motivasi tambahan bagi pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin untuk berprestasi di nomor ganda putra perorangan Asian Games 2026 ini. Walaupun begitu, nada pesimis dari para pecinta bulutangkis masih mengiringi langkah mereka.

Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memulai langkah mereka di babak 32 besar dengan menaklukkan pasangan asal Makau, Leong Iok Chong/Vong Kok Weng, dengan straight set 21-8 dan 21-9.

Di babak 16 besar, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyingkirkan pasangan Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dengan straight set 21-8 dan 24-22.

Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin membuat sikap hormat ketika Bendera Merah Putih dinaikkan dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di Asian Games 2026


Di babak 8 besar, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dengan gemilang berhasil menaklukkan pasangan asal Vietnam Nguyen Dình Hoang/Tran Dình Mạnh dengan straight set 21-6 dan 21-10.

Di babak semifinal, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan peringkat satu dunia asal Korea Selatan Seo Seung Jae/Kim Won Ho. Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tidak dijagokan untuk menang dalam laga ini meskipun pada pertemuan pertama mereka di China Master 2026, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses menaklukkan pasangan Seo Seung Jae/Kim Won Ho dengan straight set 21-19 dan 21-19.

Namun, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dengan penuh rasa percaya diri. Dengan gemilang, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menaklukkan pasangan Seo Seung Jae/Kim Won Ho dengan straight set 21-11 dan 21-14. Ini merupakan kemenangan kedua pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin atas pasangan Seo Seung Jae/Kim Won Ho.

Di final, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan tangguh asal China, Liang Weikeng/Wang Chang. Pasangan Liang Weikeng/Wang Chang sendiri melaju ke final setelah di semifinal menaklukkan pasangan Indonesia lainnya, Muhammad Shohibul Fikri/Fajar Alfian, dengan rubber set 21-17, 13-21, dan 21-9.

Ini adalah pertemuan kelima antara pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dengan pasangan Liang Weikeng/Wang Chang. Kedua pasangan sebelumnya sudah empat kali bertemu di turnamen BWF, yakni Singapore Open 2022, All England 2023, China Open 2023, dan Australian Open 2026.

Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin berangkulan dengan penuh rasa haru usai menaklukkan Pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang di Final Asian Games 2026

Dari empat turnamen itu, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin baru menang satu kali di Singapore Open 2022 yang merupakan pertemuan pertama mereka. Setelah itu, dalam pertemuan berikutnya, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin selalu mengalami kekalahan.

Set pertama berlangsung dengan ketat. Pada awalnya, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin terus berada di bawah tekanan pasangan Liang Weikeng/Wang Chang. Namun, perlahan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin coba mengejar dan berhasil mendekat. Namun, akhirnya set pertama ini dimenangkan pasangan Liang Weikeng/Wang Chang dengan 21-19.

Di interval set pertama dan kedua, pelatih Antonius Budi Ariantho terus memotivasi pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin untuk tetap fokus dan mengurangi kesalahan sendiri. Akhirnya, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memasuki lapangan dengan penuh percaya diri.

Di set kedua, akhirnya pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil lebih percaya diri dan terus menekan pasangan Liang Weikeng/Wang Chang. Akhirnya, set kedua ini dimenangkan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dengan skor 21-13.

Di set ketiga, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kian tampil percaya diri. Mereka terus menekan pasangan Liang Weikeng/Wang Chang. Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin bahkan sempat unggul 18-13.

Leo Rolly Carnando Dan Daniel Marthin merayakan kesuksesan meraih Medali Emas Asian Games 2026 nersama Pelatih Antonius Budi Ariantho dan Kabid Binpres PB PBSI Eng Hian


Namun, pasangan Liang Weikeng/Wang Chang kemudian coba bangkit dan akhirnya bisa memperkecil ketinggalan menjadi 17-18. Meskipun begitu, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tidak memberi kesempatan kepada pasangan Liang Weikeng/Wang Chang untuk bangkit. Akhirnya, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memenangkan pertandingan dengan skor 21-18 sekaligus memastikan meraih medali emas ganda putra.

Begitu pukulan tajam Daniel Marthin tidak dapat dijangkau oleh Wang Chang, meledaklah kegembiraan di kubu Indonesia. Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin kemudian menjatuhkan diri di lapangan lalu berangkulan dengan penuh haru.

Tak ketinggalan, pelatih Antonius Budi Ariantho dan Kabid Binpres PBSI Eng Hian masuk ke lapangan dan merangkul Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin dengan penuh haru dan kebahagiaan, diiringi tepuk tangan penonton.
Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin adalah pasangan ganda putra kedelapan Indonesia yang sukses merebut medali emas di Asian Games. Sebelumnya, sejak bulutangkis resmi dipertandingkan pada Asian Games 1962 di Jakarta, Indonesia sudah melahirkan tujuh pasangan ganda putra yang sukses meraih medali emas di Asian Games.

Ketujuh pasangan itu adalah Tjun Tjun/Johan Wahyudi, Christian Hadinata/Ade Chandra, Christian Hadinata/Icuk Sugiarto, Ricky Achmad Soebagdja/Rexy Mainaky, Markis Kido/Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin naik ke podium juara dengan penuh haru dan kebahagiaan. Suasana haru terlihat ketika bendera Merah Putih naik diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti juga oleh pendukung Indonesia yang hadir di arena.

Para peraih medali momor Ganda Putra Asian Games memberi sikap hormat ketika Bendera Merah Putih dinaikkan dan Lagu Indonesia Raya berkumandang



Tentu ini merupakan kesuksesan besar bagi dunia bulutangkis Indonesia setelah pada Asian Games 2022 yang digelar tahun 2023 gagal menyumbangkan medali. Ditambah lagi pengalaman pahit tersingkir dari babak penyisihan Thomas Cup 2026 lalu.

Total di Asian Games 2026 ini, sektor bulutangkis Indonesia meraih dua medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu.

Semoga bulutangkis Indonesia bisa bangkit dan kembali berjaya usai kesuksesan di Asian Games 2026 ini. WASPADA.id


Penulis adalah pemerhati olahraga

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement