Breaking News
Memuat breaking news...

Sultan Deli XIV: Pembangunan Rendah Karbon Keniscayaan, Kolaborasi Multi Pihak Jadi Kunci

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 26 September 2026 - 11.08 AM WIB
Sultan Deli XIV: Pembangunan Rendah Karbon Keniscayaan, Kolaborasi Multi Pihak Jadi Kunci
Sultan Deli XIV, Seri Paduka Tuanku Mahmud Arya Lamantjiji Perkasa Alam Shah, menegaskan PRKBI wajib didukung bersama demi menjamin keberlanjutan pembangunan daerah dan nasional. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Sultan Deli XIV, Seri Paduka Tuanku Mahmud Arya Lamantjiji Perkasa Alam Shah, menegaskan bahwa Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI) merupakan sebuah keniscayaan yang wajib didukung bersama demi menjamin keberlanjutan pembangunan daerah dan nasional.

Pesan tersebut disampaikan Sultan saat menghadiri Diskusi Tim Ad Hoc Forum PRKBI Sumatera Utara yang diselenggarakan pada Jumat, 25 September 2026, di Srikandi Coffee, Medan.

"Pembangunan Rendah Karbon adalah sebuah keniscayaan yang harus kita dukung untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan. Wadah forum PRKBI yang mensinergikan berbagai pihak sangat strategis untuk memperkuat implementasi PRKBI di lapangan," ujar Sultan Deli XIV.

Sultan menambahkan bahwa dalam mengatasi tantangan perubahan iklim dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Keterlibatan lintas sektor dan pemangku kepentingan menjadi kunci utama.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, berbagai pihak harus terlibat dalam mengimplementasikan PRKBI. Melalui forum inilah kolaborasi yang kuat akan terbangun," tegasnya.

Sultan Deli XIV bukan hanya sekadar hadir sebagai tokoh adat dan daerah, melainkan juga mengambil peran aktif sebagai salah satu anggota Tim Ad Hoc yang turut merancang serta menyusun framework (kerangka kerja) Forum PRKBI Sumatera Utara.

Diskusi strategis ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan lintas lembaga, antara lain: Ir. Soekirman, tokoh senior sekaligus Brand Ambassador Asian Local Governments for Organic Agriculture (ALGOA), Prof. Hamdani Harahap, akademisi senior dari Universitas Sumatera Utara (USU), Perwakilan dari Center for Environment and Disaster Management Association (CEDMA) USU., Perwakilan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Bitra Indonesia, Perwakilan dari Yayasan Kemanusiaan Ibu (YKI), dan Perwakilan dari Gugah Nurani Indonesia, dan perwakilan dari Bapperida Provinsi Sumut.

Pelaksanaan diskusi ini difasilitasi oleh OPML dan PT Hatfield melaluij dukungan program Low Carbon Development Initiative (LCDI). Melalui forum ini, diharapkan penyusunan kerangka kerja Forum PRKBI Sumut dapat menjadi wadah inkubasi gagasan, penyelarasan kebijakan, serta aksi nyata kolaboratif antar-pemangku kepentingan di Sumatera Utara.(id96)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement