Taklukkan PSIS, Persiraja Banda Aceh Raih Kemenangan Perdana


BANDA ACEH (Waspada.id): Persiraja Banda Aceh mengakhiri tren empat kekalahan beruntun setelah menumbangkan PSIS Semarang 3-1 pada laga pembuka pekan kelima Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Jumat (9/10/2026).
Kemenangan ini menjadi tiga poin pertama bagi Laskar Rencong setelah terpuruk di dasar klasemen. Sebaliknya, PSIS menelan kekalahan perdana musim ini di hadapan pendukung sendiri.
Persiraja tampil efektif meski kalah jauh dalam penguasaan bola. Tim tamu mencatatkan penguasaan bola 29 persen, sedangkan PSIS mencapai 71 persen. Namun, Persiraja mampu memaksimalkan peluang untuk membawa pulang kemenangan.
Persiraja langsung unggul ketika pertandingan baru berjalan delapan menit melalui gol M. Risky S. Keunggulan tim tamu bertambah menjelang turun minum setelah Chaves sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-40.
Tuan rumah sempat mencetak gol melalui Amirul untuk mengubah skor 1-2. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah cheking VAR, sebab sebelum gol terjadi kapten Persiraja Jayus Hariono mendapat tekel keras. Selain gol dianulir, pemain PSIS Noviandani juga mendapat kartu merah.
Di babak kedua, PSIS semakin meningkatkan tensi serangan. Namun, pertahanan tim tamu sulit ditembus. Bahkan, Persiraja kembali menjauh lewat Rangga Bolang mencetak gol pada menit ke-67 untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Upaya PSIS mengejar ketertinggalan tetap sulit, apalagi tuan rumah bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua.
Pun begitu, tekanan PSIS tetap meningkatkan. Lalu Hamdi dkk memperkecil ketertinggalan melalui Hari Nur pada menit ke-88. Gol tersebut sempat membuka peluang bagi tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan.
Sayangnya, serangan bertubi-tubi pasukan Widodo C Putra gagal mencetak gol hingga peluit berakhir.
Secara statistik, PSIS unggul dalam penguasaan bola dan tendangan sudut, masing-masing 11 berbanding empat. Namun, Persiraja lebih efektif dalam menciptakan ancaman. Tim tamu mencatatkan lima tembakan tepat sasaran, sementara PSIS hanya empat.
Persiraja juga melakukan lebih banyak pelanggaran, yakni 18 kali berbanding 10 kali yang dilakukan PSIS. Meski demikian, disiplin bertahan dan efektivitas serangan menjadi faktor penting di balik kemenangan tim asal Banda Aceh tersebut.
Hasil ini menjadi awal positif bagi Persiraja untuk bangkit setelah melewati empat laga tanpa kemenangan. Sementara itu, PSIS harus mengevaluasi performa setelah kehilangan poin di kandang sendiri. (id64)


















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda