Breaking News
Memuat breaking news...

Target 13 Ton Per Hektare, Bawang Merah Mulai Dikembangkan di Namorambe

Redaksi
Redaksi
Jumat, 25 September 2026 - 7.22 PM WIB
Target 13 Ton Per Hektare, Bawang Merah Mulai Dikembangkan di Namorambe
Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menanam cabai merah di lahan bersama Gapoktan Jati Kesuma Jaya di Dusun I, Desa Jati Kesuma, Jumat (25/9/26). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

NAMORAMBE (Waspada.id): Pemkab Deliserdang mulai mengembangkan budidaya bawang merah di Kecamatan Namorambe. Penanaman perdana dilakukan Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jati Kesuma Jaya di Dusun I, Desa Jati Kesuma, Jumat (25/9/26).

Penanaman dua ton bibit dilakukan di lahan seluas satu hektare dengan target produksi 10–13 ton bawang merah.

Disela penanaman, Bupati Asri Ludin Tambunan meminta penyuluh pertanian dan Dinas Pertanian agar tetap aktif mendampingi petani sejak penanaman hingga panen. Pendampingan juga diminta tidak hanya pada penyuluhan, tetapi dilakukan langsung di lapangan untuk mengetahui dan menyelesaikan kendala yang dihadapi petani.

“Targetnya akhir Desember harus menghasilkan 10 sampai 13 ton. Saya minta penyuluh dan Dinas Pertanian aktif turun ke lapangan, bukan sekadar memberikan penyuluhan lewat kata-kata atau teori, tapi terjun langsung sehingga bisa melihat masalah yang ditemukan,” kata Asri Ludin didampingi Camat Namorambe, Nana Diana.

Terkait akses menuju lahan pertanian, Bupati Asri Ludin meminta kebutuhan drainase dan parit menjadi perhatian terlebih dahulu agar aliran air tetap lancar. Usulan perbaikan jalan selanjutnya akan dikaji Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sesuai kewenangan perangkat daerah terkait.

Kepala Dinas Pertanian Deliserdang, Elinasari Nasution menjelaskan, budidaya kali ini dilakukan tanpa menggunakan mulsa. Pola tersebut diterapkan dengan mengacu pada praktik pertanian bawang merah di Brebes.

“Kali ini tidak pakai mulsa. Kita ingin mencontoh Brebes. Mudah-mudahan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan,” jelasnya.

Selain bibit dan pupuk, Pemkab Deliserdang melalui dana APBD juga memberikan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda dua dan cultivator. Alsintan tersebut akan ditempatkan di kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan dapat dipinjam secara gratis oleh petani.

Perwakilan Gapoktan Jati Kesuma Jaya, mengapresiasi dukungan pemerintah dan berharap petani mendapat kesempatan mengikuti studi tiru ke daerah yang memiliki keberhasilan dalam pengembangan komoditas pertanian.

Pengembangan bawang merah di Namorambe diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menambah pilihan komoditas pertanian bagi petani.

“Alhamdulillah, bantuannya sudah diterima. Kami harap terus diberikan pengetahuan agar hasil panennya sesuai,” harap salah seorang petani.(id.28)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement