Tekan Pengangguran, Pemkab Deliserdang Buka Ratusan Peluang Kerja Lewat Job Fair

LUBUK PAKAM (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang menggelar Job Fair kedua dengan melibatkan 30 perusahaan dengan 600 lowongan pekerjaan khususnya warga ber-KTP Deliserdang. Kegiatan berlangsung di Balairung Kompleks Perkantoran Pemkab Deliserdang, Lubukpakam, Selasa (29/9/26).
Bupati Asri Ludin Tambunan, mengatakan pelaksanaan Job Fair kedua ini merupakan penyempurnaan dari kegiatan sebelumnya, terutama dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
Ia menyebutkan, pada Job Fair pertama, tingkat
penyerapan tenaga kerja hanya mencapai 49 persen dari kuota yang disediakan perusahaan. Salah satu kendalanya adalah ketidaksesuaian kualifikasi pendidikan dan kompetensi pelamar dengan kebutuhan perusahaan.
“Semoga Job Fair kedua ini bisa lebih banyak menyerap tenaga kerja dibandingkan yang pertama. Kita berharap kegiatan ini memberikan peluang lebih besar bagi anak-anak Deliserdang untuk berkompetisi dan mendapatkan pekerjaan,” kata Asri Ludin Tambunan.
Menurutnya, pemerintah daerah akan memberikan perhatian lebih terhadap kesiapan tenaga kerja lokal agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.
Bupati Asri Ludin Tambunan juga mengapresiasi keterlibatan 30 perusahaan yang telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyediakan kesempatan kerja bagi masyarakat.
Selain membuka peluang kerja di wilayah Deliserdang, sejumlah perusahaan juga menyediakan kesempatan penempatan di luar daerah, termasuk Aceh. Bupati mengingatkan para pencari kerja agar mempertimbangkan peluang tersebut dengan tetap memperhatikan persyaratan perusahaan.
Berdasarkan informasi Dinas Ketenagakerjaan Deliserdang, menjelang pelaksanaan kegiatan, Job Fair Jilid II juga diarahkan untuk membuka peluang bagi tenaga kerja nonteknis, dengan kebutuhan mulai dari lulusan SMA/SMK hingga sarjana.
Bupati juga meminta para pencari kerja tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi mempersiapkan diri dengan keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Ia berencana mendorong sosialisasi ke sekolah-sekolah agar para siswa memperoleh gambaran mengenai kebutuhan dunia kerja sejak dini, sehingga pilihan pendidikan dan keterampilan yang ditempuh dapat lebih sesuai dengan peluang kerja yang tersedia.
“Jangan sampai anak-anak kita sekolah hanya mengikuti keinginan orang tua atau sekadar memilih yang nyaman. Kita akan petakan kebutuhan pekerjaan agar pendidikan yang diambil sesuai dengan klasifikasi yang dibutuhkan,” paparnya.
Bupati juga meminta masyarakat Deliserdang yang belum memperoleh pekerjaan agar melaporkan diri ke Dinas Ketenagakerjaan.
Asri Ludin juga meminta Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Syahdin Setia Budi Pane, menyiapkan saluran komunikasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi dan fasilitasi pekerjaan.

“Bagi seluruh masyarakat Deliserdang yang tidak punya kerja secara formal atau masih ingin kerja secara formal, lapor ke Dinas Tenaga Kerja, biar pemerintah kabupaten yang akan mencarikan tempat-tempat Anda untuk kerja,” tandasnya.
Turut hadir dikegiatan tersebut, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs.Zainal Abidin Hutagalung, Kadis Ketenagakerjaan Drs. Syahdin Setia Budi Pane, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Lubukpakam Wahyu Rismiana, serta sejumlah pejabat lainya.(id.28/syahril)















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda