Tiga Pasang Calon Ikuti Pemilihan Ketua OSIS SMKN 1 Pantai Labu

PANTAI LABU (Waspada.id): SMKN 1 Pantai Labu menggelar pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026-2027, Selasa (6/10/26). Sebanyak 517 siswa dari kelas X, XI, dan XII mengikuti pemungutan suara untuk memilih satu dari tiga pasangan calon. Pemilihan berlangsung di halaman SMKN 1 Pantai Labu di Desa Durian kecamatan Pantai Labu.
Tiga pasangan calon yang bertarung dalam pemilihan tersebut yakni Maria Simanjuntak dan Nia Simbolon dengan nomor urut 1, Dimas Alfiansyah dan Pramudya Al Qozy nomor urut 2, serta Syahiruddin dan Ferdinan Ardiansyah nomor urut 3.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Pantai Labu, Jamulin Samosir, S.Pd., mengatakan pemilihan tersebut merupakan bagian dari program sekolah sekaligus sarana pembelajaran demokrasi bagi para siswa.
"Hari ini kami menggelar pemilihan Ketua OSIS, sekaligus wakilnya. Ada tiga pasangan calon yang mengikuti pemilihan," kata Jamulin.

Menurutnya, jumlah siswa yang seharusnya mengikuti pemilihan mencapai sekitar 700 orang. Namun, jumlah pemilih berkurang karena sebagian siswa sedang mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL), sehingga sebanyak 517 siswa tercatat mengikuti pemungutan suara.
Jamulin menjelaskan, seluruh pasangan calon berasal dari kelas X, sedangkan pemilih berasal dari kelas X, XI, dan XII.
Sebelum pemungutan suara, pihak sekolah telah melaksanakan sejumlah tahapan, di antaranya sosialisasi, kampanye, hingga persiapan dan pelipatan kertas suara.
"Kegiatan ini juga menjadi edukasi dan pembelajaran bagi siswa untuk memahami proses pemilihan, sehingga nantinya mereka memiliki pengalaman ketika mengikuti pemilihan presiden, pilkada maupun pileg," sebutnya.
Ia menambahkan, Ketua OSIS dan jajaran pengurus terpilih nantinya akan membantu menangani berbagai kegiatan kesiswaan di lingkungan sekolah. Di antaranya kegiatan peringatan hari besar keagamaan, hari besar nasional, serta berbagai kegiatan sekolah lainnya.
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS tersebut diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk belajar mengenai proses demokrasi sekaligus melatih tanggung jawab dan kepemimpinan di lingkungan sekolah.(id.28/Idris Lubis)


















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda