Breaking News
Memuat breaking news...

Tinjau Sekolah Rakyat, Lom Lom Suwondo Tekankan Kualitas Pembelajaran dan Pendidikan Karakter

Redaksi
Redaksi
Jumat, 9 Oktober 2026 - 9.22 PM WIB
Tinjau Sekolah Rakyat, Lom Lom Suwondo Tekankan Kualitas Pembelajaran dan Pendidikan Karakter
Wabup Lom Lom Suwondo, meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi I Deliserdang di Kecamatan Hamparan Perak, Jumat (9/10/26). Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

HAMPARANPERAK (Waspada.id): Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi I Deliserdang di Kecamatan Hamparan Perak, Jumat (9/10/26). Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Kadet Mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia ke Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Wabup Lom Lom Suwondo meninjau langsung kegiatan belajar mengajar di ruang kelas Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP). Ia juga menekankan pentingnya pembelajaran berkualitas, tenaga pendidik yang kompeten, serta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Lom Lom berharap, para guru menerapkan pendekatan humanis dan penuh kepedulian dalam mendidik siswa. Kehadiran kadet mahasiswa Unhan RI diharapkan dapat menambah wawasan dan memotivasi siswa untuk terus belajar serta meraih cita-cita.

“Dengan demikian, para siswa sekolah rakyat diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang mampu memotivasi mereka untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta meraih cita-cita,” kata Wabup.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) I Terintegrasi Deliserdang, Reni Lasmaria Sinaga, menjelaskan bahwa sekolah rakyat merupakan program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pembelajaran menggunakan kurikulum nasional yang dipadukan dengan kurikulum asrama, serta menerapkan sistem Multi Entry Multi Exit (MEME), yang memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk masuk dan keluar dari sistem pendidikan sesuai ketentuan.

“Sistem pembelajaran kami seperti sekolah pada umumnya. Kami menggunakan kurikulum nasional dan kurikulum asrama, serta melaksanakan supervisi. Kami juga menerapkan sistem Multi Entry Multi Exit. Jadi, MEME bukan kurikulum tersendiri di sekolah rakyat, melainkan sistem yang mengatur mekanisme siswa masuk dan keluar,” jelas Reni.

Selain akademik, sekolah memperkuat pendidikan karakter melalui program BERSUKA (Bersama Wali Asuh dan Wali Asrama Kesayanganku) setiap Sabtu. Sekolah juga menyediakan kegiatan ekstrakurikuler, seperti taekwondo, karate, paduan suara, kelas olimpiade, kelas internasional, Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), dan futsal.

“Setiap hari Sabtu kami khususkan untuk pendidikan karakter anak bersama wali asuh dan wali asrama. Program ini kami namakan BERSUKA, yaitu Bersama Wali Asuh dan Wali Asrama Kesayanganku,” ungkapnya.

Melalui pembelajaran akademik, pembinaan karakter, serta pengembangan minat dan bakat, sekolah rakyat diharapkan dapat membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik.(id.28)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement