Breaking News
Memuat breaking news...

TNI-Polri dan Pemda Aceh Siapkan Pengamanan pada Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi

Redaksi
Redaksi
Kamis, 8 Oktober 2026 - 8.29 PM WIB
TNI-Polri dan Pemda Aceh Siapkan Pengamanan pada Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi
Rakor yang dipimpin Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo bersama Kasdam IM terkait kesiapan pengamanan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Tahun 2026 di Aula Machdum Sakti Polda Aceh, Kamis (08/10/2026). Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BANDA ACEH (Waspada.id): Polda Aceh bersama TNI dan Pemerintah Aceh mematangkan kesiapan pengamanan pada Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Tahun 2026 yang akan berlangsung di kawasan PKA dan BMA, Kota Banda Aceh, pada 9–11 Oktober 2026.

Kesiapan tersebut menjadi perhatian bersama mengingat kegiatan berskala internasional itu akan dihadiri para ulama, peserta dari berbagai daerah dan negara, serta masyarakat. Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pihak yang terlibat.

Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo bersama Kasdam Iskandar Muda dan Asisten I Sekda Aceh di Aula Machdum Sakti Polda Aceh, Kamis (08/10/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua Panitia Muzakarah, Ketua Khadam Umat MPTTI, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, pengamanan kegiatan berskala internasional membutuhkan kesiapan yang matang dan koordinasi yang solid antarinstansi.

“Pengamanan bukan hanya memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada para ulama, peserta dan masyarakat. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat terus memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah di lapangan,” ujar Joko usai rapat.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek pengamanan dan dukungan teknis, mulai dari kesiapan personel, pengaturan lalu lintas, pengamanan lokasi kegiatan hingga langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan selama rangkaian acara berlangsung.

Joko menegaskan, sinergi antarlembaga menjadi salah satu kunci utama dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Masing-masing unsur akan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada peserta dan masyarakat.

“Sinergi menjadi kunci. Setiap unsur memiliki tugas dan peran masing-masing, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan pengamanan,” jelasnya.

Polda Aceh bersama TNI dan Pemerintah Aceh, lanjut Joko, berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik selama pelaksanaan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Ke-II Tahun 2026.

“Harapan kita, seluruh rangkaian Muzakarah Internasional ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mendukung terciptanya suasana yang kondusif bagi seluruh peserta dan masyarakat,” pungkasnya.(Id74)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement