Ujung Median Jalan Pulau Kayu Abdya Tanpa Penanda, Pengendara Terancam Celaka

BLANGPIDIE (Waspada.id): Ujung median jalan dua jalur di kawasan Jembatan Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan karena tidak dilengkapi penanda yang mudah terlihat, terutama pada malam hari.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena posisi ujung median berada di badan jalan, tepat di kawasan jembatan, sementara penerangan di sekitar lokasi dinilai belum memadai. Situasi itu membuat keberadaan median sulit terdeteksi pengendara ketika jarak pandang terbatas.
Seorang pengendara, Wahyu, mengaku nyaris menabrak ujung median tersebut saat melintas pada malam hari.
“Saya hampir menabrak ujung median karena tidak ada penanda yang terlihat. Apalagi posisinya berada di kawasan jembatan,” kata Wahyu, Jumat (2/10).
Menurutnya, sebelumnya di lokasi tersebut terdapat rambu atau tanda peringatan yang membantu pengendara mengetahui keberadaan median. Namun, penanda tersebut kini tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.
Minimnya penerangan turut memperbesar risiko kecelakaan. Pengendara yang melintas pada malam hari harus mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan agar tidak menghantam ujung median.
Wahyu berharap instansi berwenang segera melakukan penanganan dengan memasang kembali rambu peringatan, marka atau reflektor yang mudah terlihat, serta memperbaiki pencahayaan di kawasan tersebut.
“Jangan menunggu sampai ada korban. Penanda harus segera dipasang agar keberadaan median bisa terlihat jelas oleh pengendara,” ujarnya.
Kondisi fasilitas keselamatan jalan tersebut diharapkan menjadi perhatian serius, mengingat Jembatan Pulau Kayu merupakan bagian dari jalur yang digunakan masyarakat setiap hari. (Id82)
















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda