Breaking News
Memuat breaking news...

USU dan UGN P. Sidimpuan Kolaborasi Pulihkan Sawah Terdampak Banjir di Aek Ngadol, Tapsel

Redaksi
Redaksi
Minggu, 16 Agustus 2026 - 11.24 AM WIB
USU dan UGN P. Sidimpuan Kolaborasi Pulihkan Sawah Terdampak Banjir di Aek Ngadol, Tapsel
Tim PKM USU dan UGN Padangsidimpuan berikan edukasi kepada petani dan peternak Aek Ngadol, Batang Toru dalam memulihkan sawah terdampak banjir, Kamis (13/8/2026). Waspada.id/Ist
Reading Comfort
adjust the font size

TAPSEL (Waspada.id) : Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Fakultas Pertanian Universitas Graha Nusantara (UGN) Padangsidimpuan berkolaborasi pulihkan sawah terdampak banjir di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel).

Kolaborasi pemulihan lahan pertanian terdampak banjir tersebut dilakukan tim USU bersama tim UGN melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan melibatkan sekitar 35 anggota kelompok tani dan peternak serta unsur pemerintah Desa Aek Ngadol.

Tim PKM USU yang melaksanakan kegiatan yang didanai LPPM USU. Tersebut terdiri dari Dr. Dolly Sojuangan Siregar, S.P, M.P, sebagai Ketua TIM serta Prof. Ir. Zulkifli Nasution, M.Sc, Ph.D, dan Marina Wulandari Nasution, S.Si, M.Si sebagai anggota tim.

Sedangkan Tim UGN P.Sidimpuan dipimpin Dekan Fakultas Pertanian UGN Dr. Angelia Utari Harahap, S.Pt,M.P.Sedangkan Anggota tim PKM UGN terdiri dari Rizky Amnah, S.P,M.P (Wakil dekan 1 F.Pertanian UGN), Doharni Pane, S.Pt,M.P, (Wakil Dekan 2 F.Pertanian UGN.

Kemudian, Ketua Program Studi Agroteknologi Dr.Dini Puspita Yanty, S.P,M.P,, Ketua Program Studi Peternakan UGN Nursanti Laia, S.Pt,M.Si, Ketua Program Studi Agribisnis UGN Anugrah Sri Widiasyih, S.P,M.Si, Ketua Laboratorium dan Lapangan UGN Sri Winaty, S.P, M.P. Beserta dosen Agroteknologi Meiliana Friska, S.Pd, M.Sc.

Ketua Tim PKM USU, Dr. Dolly Sojuangan Siregar, SP, MP, Minggu (16/8/2026) mengatakan program PKM dengan skema Pengabdian Mitigasi Bencana 2026 yang dilaksanakan tanggal 13 Agustus 2026 itu diarahkan pada pendekatan berkelanjutan.

Tim PKM USU dan UGN Padangsidimpuan serahkan barang dan asset untuk keberlanjutan pemulihan lahan sawah terdampak banjir di Aek Ngadol, Batang Toru, Kamis (13/8/2026). Waspada.id/Ist

Dijelaskan, implementasi rehabilitasi lahan sawah berdampak pasca banjir mendukung SDGs di Desa Aek Ngadol, tidak sekadar berorientasi pada pemulihan sawah yang rusak akibat banjir, tetapi juga membekali masyarakat dengan teknik pengelolaan lahan, budidaya padi, tanaman obat keluarga (TOGA), hortikultura, hingga penghijauan kawasan daerah aliran sungai (DAS) Batangtoru.

Program tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana sekaligus membangun sistem pertanian yang lebih tangguh.

“Program ini merupakan bentuk nyata kontribusi USU-UGN kepada kelompok tani dan peternak Desa Aek Ngadol melalui pendampingan FGD dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Dolly.

Menurutnya, rehabilitasi lahan pascabanjir harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya mengembalikan lahan agar kembali ditanami, tetapi juga memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan kemampuan masyarakat mengelolanya secara ramah lingkungan.

Pelatihan mencakup teknik pengolahan lahan pascabanjir, pengelolaan tanaman padi, pemupukan yang tepat, pengendalian hama dan penyakit, serta perawatan tanaman.

Masyarakat juga diberikan pelatihan penanaman dan perawatan TOGA serta tanaman hortikultura untuk mendukung diversifikasi pangan dan membuka peluang tambahan pendapatan.

“Implementasi rehabilitasi lahan sawah terdampak pascabanjir diharapkan dapat membantu kelompok tani dan peternak meningkatkan ketahanan pangan lokal dengan mengimplementasikan teknik pertanian ramah lingkungan,” katanya.

Dolly menambahkan, keberlanjutan program membutuhkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi berlanjut dalam bentuk pendampingan dan evaluasi.

Tingkatkan Ketahanan Pangan

Dekan Fakultas Pertanian UGN P.Sidimpuan, Dr. Angelia Utari Harahap, SPt, MP, menilai kolaborasi dengan USU menjadi langkah strategis untuk menghadirkan inovasi pertanian yang langsung menjawab persoalan masyarakat.

“Kolaborasi ini mengintegrasikan keahlian akademisi dengan pengalaman dan potensi lokal masyarakat untuk mendorong pemulihan lahan, peningkatan ketahanan pangan, penerapan pertanian ramah lingkungan, serta mitigasi bencana,” ujarnya.

UGN, lanjut Angelia, berperan dalam mengorganisasi dan mendampingi masyarakat, mulai dari rehabilitasi lahan, penanaman padi, diversifikasi hortikultura dan TOGA hingga penghijauan.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah penanaman 300 pohon di kawasan DAS Batangtoru dan areal Desa Aek Ngadol. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung upaya mitigasi dampak bencana dalam jangka panjang.

Dr. Dolly Sojuangan Siregar,S.P,M.P mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) USU yang telah memberikan dukungan dana melalui program TALENTA skema Pengabdian Mitigasi Bencana 2026 yang di dasarkan pada SK dan surat perjanjian/kontrak Nomor 12042/UN5/SekLPPM/LPPM/PM.01.02/2026.

TIM PKM USU dan UGN foto bersama usai tandatangani memorandum Implementation Agreement (MIA) di Kampus UGN Padangsidimpuan, Kamis (13/8/2026). Waspada.id/Ist

Aparatur Desa Aek Ngadol, Abdullah, menyambut baik program kolaborasi tersebut. Ia menilai pendampingan perguruan tinggi memberikan manfaat langsung bagi petani dan peternak yang terdampak bencana.

“Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani dan peternak, melalui pendampingan pengelolaan lahan, penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan, penanaman padi dan hortikultura, serta penghijauan di kawasan desa dan DAS Batangtoru,” katanya.

KAUR Desa Aek Ngadol Abdullah berharap kerja sama USU, UGN, pemerintah desa dan masyarakat terus berlanjut sehingga pemulihan pascabencana tidak berhenti pada kegiatan sesaat.

“Harapannya tidak hanya membantu pemulihan lahan pascabencana, tetapi juga meningkatkan produktivitas pertanian, ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Desa Aek Ngadol secara berkelanjutan,” ujarnya.

Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama melalui penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pertanian berkelanjutan dan perlindungan lingkungan.

Tim pelaksana menyampaikan apresiasi kepada LPPM dan Rektor USU, Pemerintah Desa Aek Ngadol, serta seluruh sivitas akademika Fakultas Pertanian UGN Padangsidimpuan atas dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.(id46)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait