Warga Desak Satgas PETI Madina Tindak Tambang Ilegal di DAS Batang Natal: "Pasti Ada Bekingnya"

PANYABUNGAN (Waspada.id): Warga mengkritik ketidakberdayaan Satgas PETI Mandailing Natal setelah mendapati sejumlah alat berat masih beroperasi di sepanjang Daerah Aliran Sungai Batang Natal, Rabu (7/10/2026).
Pengamat yang datang dari Medan menyaksikan langsung aktivitas penambangan emas di tiga titik, sekitar 2–5 kilometer sebelum masuk ke pusat Kecamatan Batang Natal.
"Berani sekali mereka menambang pakai alat berat. Pasti ada beking di belakangnya, siapa pelindungnya harus dibuka semua," ujar sumber kepada Waspada.id. Ia menambahkan, penambangan di Kotanopan dan Batang Natal yang viral di media ternyata benar-benar terjadi di lapangan.
Sumber mempertanyakan keberadaan Satgas PETI yang dibentuk Pemkab Madina. "Di Kotanopan alat berat dibakar warga, tapi di sini ekskavator masih beraksi. Untuk apa satgas itu dibentuk?" katanya. Ia mendesak Bupati, Kapolres, dan DPRD Madina menjadikan penuntasan PETI prioritas utama, bukan sekadar penertiban sesaat.
Terkait ini Ketua Satgas PETI Kompol Aris Fianto menjawab dengan singkat, "akan ditindaklanjuti". (id100)


















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda