Breaking News
Memuat breaking news...

Wesly Silalahi Terima Penghargaan Tokoh Toleransi di Pematangsiantar dari FKUB

Redaksi
Redaksi
Kamis, 24 September 2026 - 5.43 PM WIB
Wesly Silalahi Terima Penghargaan Tokoh Toleransi di Pematangsiantar dari FKUB
Wali Kota Wesly Silalahi dalam sambutannya. (Waspada.id/Diskominfosiantar)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PEMATANGSIANTAR (Waspada.id): Wali Kota Wesly Silalahi menerima penghargaan sebagai Tokoh Toleransi di Pematangsiantar dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Penghargaan diserahkan di acara Silaturahmi Bersama Tokoh Lintas Agama Kota Pematangsiantar, yang digelar di rumah dinas wali kota, Jalan MH Sitorus, Kamis (24/9/2026).

Penghargaan diberikan karena di masa kepemimpinan Wesly, Pematangsiantar di tahun 2024 mendapat peringkat 5 Indeks Kota Toleransi (IKT) dari Setara Institute, dan di tahun 2025 naik ke peringkat 4.

Wesly dalam sambutannya mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat yang tetap menjaga kerukunan di Kota Sapangambei Manoktok Hitei. Dikatakan, silaturahmi bersama tokoh lintas agama memiliki arti yang sangat penting.

Ia menilai kerukunan umat beragama bukan sekadar slogan, tetapi merupakan kekuatan sosial yang harus terus dirawat bersama. "Pematangsiantar adalah kota yang memiliki keberagaman agama, suku, budaya, dan latar belakang masyarakat. Perbedaan tersebut bukanlah alasan untuk saling menjauh, tetapi justru menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan dan kebersamaan," ucapnya.

Wesly bilang, dirinya ingin Pematangsiantar menjadi kota di mana seluruh masyarakat, apapun agama, suku, etnis, dan latar belakang, dapat hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan.

"Mari kita jadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan sebagai perbedaan yang memisahkan. Sehingga Pematangsiantar semakin rukun, inklusif, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga menilai penghargaan tersebut sebagai sebuah pencapaian yang membanggakan. Dia sebut, kerukunan umat beragama bukan sekadar kebaikan hati atau sikap sopan santun.

Hal tersebut adalah pilar utama pembangunan bangsa. Tanpa kerukunan, pembangunan tidak akan kokoh. Tanpa kedamaian kemajuan tidak akan bertahan. Ekonomi tumbuh, infrastruktur berdiri tegak, tetapi jika hati warga terpecah, semuanya akan rapuh.

"Ini bukan sekadar angka atau penghargaan, ini adalah bukti nyata bahwa di kota ini perbedaan bukan pemisah, melainkan kekuatan yang menyatukan semua," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua FKUB Pematangsiantar Ali Lubis mengajak seluruh tokoh dan Forkopimda untuk menanamkan kebersamaan di dalam pikiran. (Ata)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement