Ekonomi

Harga Emas Melonjak, Sentuh Level Tertinggi

Harga Emas Melonjak, Sentuh Level Tertinggi
Kecil Besar
14px

JAKARTA (Waspada.id): Harga emas dunia kembali menguat dan mencetak rekor tertinggi dalam sebulan terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, yang turut meredakan tekanan inflasi global.

Dikutip dari CNBC, Jumat (17/4/2026), harga emas berjangka AS naik 0,6% menjadi USD 4.816,14 per ons, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam satu bulan. Sementara itu, kontrak emas untuk pengiriman Juni juga menguat 0,3% ke posisi USD 4.838,10 per ons.

Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, menyebut meredanya ketegangan geopolitik menjadi faktor utama penguatan harga emas.

“Seiring dengan terus meredanya ketegangan perang, tekanan inflasi pun berkurang, meningkatkan prospek penurunan suku bunga Federal Reserve akhir tahun ini dan mendukung permintaan logam mulia,” jelasnya.

Optimisme pasar kian menguat setelah muncul sinyal adanya kemajuan dalam upaya mediasi konflik, termasuk peran Pakistan sebagai pihak penengah dalam isu-isu krusial. Meski demikian, Iran masih menegaskan bahwa persoalan terkait program nuklirnya belum sepenuhnya terselesaikan.

Sebelumnya, harga emas sempat tertekan ketika konflik antara AS dan Israel terhadap Iran memanas pada akhir Februari. Lonjakan harga energi saat itu memicu kekhawatiran inflasi dan menekan ekspektasi penurunan suku bunga, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.

Kini, pelaku pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga AS mencapai 36% sepanjang tahun ini.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa meski ekonomi diproyeksikan melambat pada kuartal berjalan akibat konflik, fundamentalnya tetap kuat dan berpotensi pulih.

Di pasar logam lainnya, harga perak naik 0,3% menjadi USD 79,27 per ons. Laporan dari Silver Institute dan Metals Focus menunjukkan pasar perak tengah menghadapi defisit struktural selama enam tahun terakhir, dengan ratusan juta ons telah terserap dari cadangan sejak 2021.

Sementara itu, harga platinum menguat 0,9% ke USD 2.129,55 per ons dan palladium naik 0,3% menjadi USD 1.578,06 per ons, menandakan tren positif di pasar logam mulia secara keseluruhan di tengah dinamika global yang terus berkembang. (lip6)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE