Ekonomi

Pemerintah Genjot Roadmap Kendaraan Listrik, Targetkan Dominasi Pasar Domestik

Pemerintah Genjot Roadmap Kendaraan Listrik, Targetkan Dominasi Pasar Domestik
Kecil Besar
14px

JAKARTA (Waspada.id): Pemerintah mempercepat langkah transisi menuju kendaraan listrik dengan menyiapkan peta jalan (roadmap) industri nasional sebagai fondasi pengembangan ekosistem otomotif masa depan.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik merupakan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, seluruh jenis kendaraan—mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan komersial seperti truk dan bus—akan diarahkan untuk beralih ke teknologi listrik.

“Pesan Presiden sangat jelas, ke depan semua kendaraan berbasis listrik. Ini penting untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil,” ujar Agus Gumiwang di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Sebagai langkah konkret, pemerintah saat ini tengah menyusun regulasi dan roadmap industri kendaraan listrik nasional. Kebijakan ini akan menjadi acuan utama dalam mempercepat transformasi sektor otomotif di dalam negeri.

Salah satu fokus utama adalah mendorong produsen otomotif meningkatkan kapasitas produksi, khususnya untuk kendaraan roda dua listrik yang dinilai memiliki potensi besar di pasar domestik.

Pemerintah bahkan menargetkan agar penjualan kendaraan di dalam negeri secara bertahap didominasi oleh kendaraan listrik. Untuk mencapai hal tersebut, produsen diminta mulai memprioritaskan produksi motor listrik bagi pasar nasional.

“Kita ingin penjualan kendaraan di dalam negeri ke depan didominasi kendaraan listrik,” tegasnya.

Sementara itu, kendaraan berbasis mesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) tidak akan langsung dihentikan. Produksi kendaraan konvensional tetap diperbolehkan, namun akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor.

Agus menyebutkan, pasar potensial untuk ekspor kendaraan konvensional mencakup kawasan Afrika, Timur Tengah, hingga Amerika Selatan.

Di sisi lain, komitmen pemerintah terhadap percepatan kendaraan listrik juga ditunjukkan melalui penguatan industri dalam negeri. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah.

Peresmian tersebut menjadi tonggak penting dalam mendorong industrialisasi berbasis teknologi ramah lingkungan sekaligus memperkuat peran sektor swasta dalam transformasi energi nasional.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut mengapresiasi kontribusi Komisaris Utama VKTR, Anindya Novyan Bakrie, beserta Bakrie Group yang dinilai memiliki visi kuat dalam mendukung pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

“Saya sangat menyambut baik inisiatif yang telah diambil dan konsistensi sektor swasta dalam mendukung transformasi bangsa,” ujar Presiden.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain utama dalam rantai pasok global kendaraan listrik, sekaligus mempercepat transisi menuju energi bersih. (invid)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE