LainnyaSumut

Lapas Labuhanruku Tanam 500 Bibit Pisang, Perkuat Ketahanan Pangan Dan Kemandirian WBP

Lapas Labuhanruku Tanam 500 Bibit Pisang, Perkuat Ketahanan Pangan Dan Kemandirian WBP
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku melakukan penanaman bibit pisang di lahan produktif di Kec Air Joman Asahan.Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

BATUBARA (Waspada.id): Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku melakukan penanaman bibit pisang di lahan produktif di Kec Air Joman Asahan sebagai bentuk keberlanjutan pemanfaatan lahan, kemarin.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Lapas Labuhanruku.

Penanaman ini dihadiri Wakil Bupati Asahan, Rianto, Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi Budi Candra, serta Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan beserta jajaran pejabat struktural. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan sektor swasta ini memperkuat sinergi dalam pengembangan program pembinaan berbasis agribisnis.

Penanaman bibit pisang ini merupakan langkah strategis dalam penanam di lahan Air Joman. Setelah sebelumnya sukses dengan penanaman jagung, lahan tersebut kembali dimanfaatkan untuk komoditas pisang guna memastikan keberlanjutan hasil pertanian.

Kalapas Hamdi Hasibuan bersama Wakil Bupati Asahan Rianto dan Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi Budi Candra melakukan penanaman bibit pisang di area yang telah dipersiapkan. Momen ini menjadi wujud kolaborasi nyata antara Lapas, Pemerintah Daerah, dan sektor swasta dalam mendukung program ketahanan pangan.

Sebanyak 500 bibit pisang akan ditanam di lahan produktif Air Joman. Proses penanaman melibatkan WBP yang telah dibekali keterampilan di bidang pertanian sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

PT Hijau Surya Biotechi juga memberikan dukungan tambahan dengan mengirimkan 100 bibit pisang Merah Barangan. Tambahan tersebut diharapkan dapat memperluas skala pengembangan komoditas pisang di kawasan tersebut penanaman massal sebanyak 1.000 bibit pisang Merah Barangan di area yang sama. Langkah ini menjadi bagian dari rencana berkelanjutan dalam menjadikan lahan Air Joman sebagai sentra pertanian produktif berbasis pembinaan.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Lapas Labuhan Ruku dalam mengelola lahan tidur menjadi pusat agribisnis yang memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi institusi tetapi juga bagi pembinaan WBP agar memiliki keterampilan yang berguna di masa depan.

Kalapas Labuhan Ruku Hamdi Hasibuan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pertanian produktif di lingkungan Lapas. “Program ini adalah bentuk keseriusan kami dalam membina warga binaan agar memiliki kemampuan dan mental mandiri, sehingga setelah bebas nanti mereka siap kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang bermanfaat,” ujarnya.

Tanam Jagung
Area lahan Lapas di Air Joman ini juga dilakukan penanaman jagung perdana sebagai langkah nyata optimalisasi lahan produktif di wilayah Sumatera Utara.

Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Yudi Suseno, Wakil Bupati Asahan, Kalapas Tanjung Balai Asahan, Kalapas Labuhan Ruku, Pejabat struktural dan Staf Lapas Labuhan Ruku. Penanaman dilakukan sebagai tanda dimulainya pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Program tersebut menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai pondasi ketahanan nasional, sekaligus mendorong seluruh instansi pemerintah untuk berperan aktif dalam penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan sumber daya yang ada.(id39)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE