Breaking News
Memuat breaking news...

Tiket Pesawat Penuh, Awas Calo ‘Gentayangan’ Di KNIA

Redaksi
Redaksi
Minggu, 12 April 2026 - 10.41 AM WIB
Tiket Pesawat Penuh, Awas Calo ‘Gentayangan’ Di KNIA
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada.id): Sejumlah calon penumpang mengeluhkan mahalnya harga tiket pesawat di Kualanamu Internasional Airport (KNIA). Betapa tidak, untuk sekali jalan tiket Medan-Jakarta menembus di angka Rp2,9 juta. Padahal, sebelumnya harga tiket tujuan domestik itu dijual Rp1,9 juta.

“Bukan hanya soal harga saja yang melambung, tapi tiket pesawat juga sulit didapatkan, karena sejumlah maskapai penuh,” ucap calon penumpang tujuan Jakarta, Riandi, 43 dan Dedi Rahmad Iskandar, 45, saat ditemui Waspada.id, di KNIA, Minggu (12/4/2026).

Anehnya kata mereka di kounter penuh tapi melalui calo yang ‘genyatangan’ di bandara, ada tiketnya dan harganya juga ‘selangit’. Kedua calon penumpang warga Jalan Sekip Deliserdang ini berharap, pihak pengelola bandara menertibkannya.

“Malu kita KNIA ini wajah Sumatrera Utara, pintu gerbang wisatawan lho,” ucapnya. Manager Humas PT Angkasa Pura Aviasi yang dikonfirmasi melalui Muhammad Zul Andrika langsung merespon keluhan calon penumpang. “Ya, kita akan turun langsung, dan di KNIA tidak dibenarkan adanya calo tiket,” tegasnya.

Data yang dihimpun Waspada.id, untuk tarif tiket pesawat, misalkan, pesawat Garuda Medan-Cengkareng Jakarta, biasanya Rp2.329250, naik menjadi Rp2.888450.Citilink biasanya Rp1.990.000,- menjadi Rp2,4 juta, Batik Air di Rp2 juta naik menjadi Rp2,7 juta, Lion Air biasanya Rp Rp1,8 juta naik menjadi Rp2,2 juta, Super Air Jet biasanya Rp2 juta naik menjadi Rp2,3 juta. (id101)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement