Breaking News
Memuat breaking news...

Antonius Tumanggor: Tak Perlu Saling Menyalahkan Atasi Banjir Medan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 2 Maret 2022 - 4.54 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPRD Medan, Antonius Devolis Tumanggor (foto) menegaskan dalam mengatasi permasalahan banjir di Kota Medan yang merupakan Ibukota Provinsi Sumatera Utara harus ada kordinasi antara Pemko Medan, Pemprovsu dan BWS.

"Artinya harus ada kordinasi yang dilakukan antar instansi, terlebih lagi Medan berada pada bagian hilir ini perlu penanganan yang kongkrit sehingga tidak perlu saling menyalahkan," ujar Anggota Komisi IV Antonius saat diwawancarai awak media di Sopo Restorasi Jalan Karya Gang Tapanuli, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Medan, Sumut, Rabu (02/03/22).

Lebih lanjut, Antonius yakin Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Walikota Medan, Bobby Nasution dapat menyelesaikan masalah banjir di Kota Medan, dimana setiap tahun menjadi masalah yang menyebabkan timbul korban jiwa dan kerugian harta benda.

Upaya menormalisasi sejumlah aliran sungai seperti Sungai Deli, Babura, Denai dan Sei Putih, perlu adanya kordinasi yang dilakukan baik itu Pemko Medan, Pemprovsu dan BWS. "Kita tahu aliran sungai banyak terjadi pendangkalan dan penyempitan serta kurang daerah kawasan hijau sebagai resapan air disekitar Daerah Aliran Sungai (DAS)," ucapnya.

Antonius menyampai kepada pihak berwenang bisa semaksimal mungkin memanfaatkan Kanal yang sudah ada dalam mengatasi banjir, maka untuk itulah perlu adanya perhatian dari pejabat terkait.

Antonius juga menuturkan untuk kebersihan saluran drainase juga harus menjadi perhatian, karena kita tahu banyak saluran drainase yang tersumbat juga memicu luapan air sehingga perlu kordinasi antar Dinas PU, Dinas Kebersihan Kota Medan, Kepala Lingkungan, Lurah dan Camat. Dan sektor perizinan bangunan harus diperhatikan terutama di kawasan jalur hijau.

Antonius juga mengajak seluruh pihak untuk mengiatkan lagi penanam pohon di sepanjang sungai di Kota Medan agar ada serapan air.

Antonius menyarankan kalau bisa di tanam pohon bambu di bantaran sungai agar juga bisa dimanfaatkan untuk mengolah pohon bambu yang ada menjadi kerajinan tangan sehingga ini nantinya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tentunya menjadi sumber PAD bagi Kota Medan. (cpb)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement