MEDAN (Waspada.id): Kesuksesan Donat Kentang Master terus menorehkan prestasi. Setelah donat kentangnya menjadi primadona, kini usaha kuliner milik pasangan Ilham Bintang dan Fauziah Lubis ini kembali mencuri perhatian dengan meluncurkan varian baru, Roti Unyil.
Baru diluncurkan tiga hari, respon pasar luar biasa. Penjualan Roti Unyil ini langsung tembus hingga 2.000 bungkus per hari. Beragam pilihan rasa dan harga yang sangat bersahabat menjadi kunci utama ketenarannya.
“Slogan kami tetap ‘Pilihan Pejabat, Harga Merakyat’. Jadi meski harga terjangkau, kami pastikan bahan yang dipakai tetap premium, rasanya enak, dan bikin ketagihan,” ujar Ilham Bintang bersama istrinya, Fauziah Lubis, di outlet mereka, Jalan Karya II No. 17 Komplek Pemda Karang Berombak, Medan Barat, Sabtu (11/4).
Mini tapi Bervariasi
Berbeda dengan roti biasa, Roti Unyil hadir dalam ukuran mungil namun “besar” dalam variasi rasa. Tersedia pilihan sosis, moka meses, stroberi, keju, cokelat, kepala putih, srikaya, kacang hijau, kacang merah, abon, hingga pizza.

“Harganya hanya Rp1.500 hingga Rp1.800 per biji. Kalau beli paket, tersedia kemasan 6, 12, hingga 24 pieces. Untuk paket isi 24, harganya Rp80.000, tapi sering ada promo jadi bisa dapat Rp65.000 sampai Rp70.000,” jelas Ilham.
Fauziah menambahkan, alasan memilih konsep roti kecil karena melihat kebutuhan pasar. Konsumen kini lebih suka ukuran mini agar bisa mencoba banyak rasa sekaligus tanpa takut tidak habis.
“Di Bogor kan roti unyil itu laris manis. Konsepnya praktis, bisa dinikmati sekali makan, dan bisa pilih banyak varian. Itu yang kami hadirkan di sini,” tambah istri yang juga berprofesi sebagai PNS Pemko Medan ini.
Perjalanan Menuju Sukses
Siapa sangka, usaha yang kini omzetnya menyentuh angka Rp60 hingga Rp70 juta per bulan ini, perjalanannya tidak instan. Donat Kentang Master mulai dirintis sejak awal 2020 dengan produk awal bolu gulung.

Titik balik datang pada tahun 2023. Memanfaatkan latar belakang Ilham yang menguasai bahan baku, mereka berani bereksperimen membuat donat kentang dengan komposisi istimewa.
“Kami pakai perbandingan 1:1. 1 kilogram kentang, dicampur 1 kilogram tepung. Jadi teksturnya lembut dan rasanya berbeda dari yang lain. Konsumen bilang donat kami beda, bukan sekadar tren,” ungkap Fauziah bangga.
Kini, karyawan yang awalnya hanya berdua, kini berkembang menjadi 11 orang. Penjualan tidak hanya di toko, tapi merambah ke reseller, warung, hingga platform digital seperti Shopee, Gojek, dan Grab.

Tak hanya roti, mereka juga menyediakan kopi, mengusung prinsip sederhana: “Karena ada coffee selalu ada roti.”
Prinsip Keluarga dan Rencana Ekspansi
Di balik kesuksesan itu, ada filosofi berbagi yang dipegang teguh. Nama “Master” diambil dari nama perusahaan suaminya, PT Master Teknologi Indonesia, yang berarti kesempurnaan.
“Kami ingin semua karyawan merasa seperti keluarga. Dulu kalau ada roti atau donat tidak habis, kami bagi-bagikan. Intinya berbagi,” katanya.

Saat ini produk mereka sudah bersertifikat Halal dan sedang dalam proses perizinan BPOM untuk ekspansi lebih luas. Rencananya, bulan depan Donat Kentang Master akan membuka cabang baru di Lubuk Pakam.
Bagi yang ingin mencoba kelezatannya, bisa langsung kunjungi toko atau akses www.dotkenmaster.com dan Instagram @donatkentangmaster. Mulai 17 April 2026, sistem pemesanan online sudah aktif dan siap memberikan banyak bonus menarik bagi konsumen setia. (Fes)










