MEDAN (Waspada.id): Tim dosen dan Himpunan mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan (Unimed) di pimpin Dr.Ir. Erma Yulia, MT melaksanakan kegiatan servis dan ganti oli gratis bagi sepeda motor warga terdampak banjir di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.
Kegiatan ini dilaksanakan di halaman parkir kantor Lurah Terjun selama empat hari, mulai dari tanggal 7 hingga tanggal 10 Maret 2026, sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Mahasiswa Berdampak.
Ketua Pelaksana kegiatan Dr.Ir.Erma Yulia, M.T menyampaikan program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memulihkan fungsi kendaraan sebagai sarana mobilitas utama dalam aktivitas sehari-hari, terutama bagi warga yang bergantung pada sepeda motor untuk bekerja.
Program servis gratis ini dilakukan setelah tim mahasiswa melakukan survei langsung ke rumah-rumah warga untuk mendata kendaraan yang terdampak banjir. Berdasarkan hasil pendataan tersebut, sebanyak 75 unit sepeda motor dipilih sebagai sasaran utama program perbaikan. Prioritas diberikan kepada kendaraan yang mengalami dampak banjir paling parah dan belum mendapatkan perbaikan karena keterbatasan biaya pemiliknya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan servis dilakukan secara langsung oleh mahasiswa dan peserta yang telah mendapatkan pelatihan teknis sebelumnya, dengan pendampingan dosen serta dukungan dari mitra industri otomotif. Jenis perawatan yang dilakukan meliputi pembersihan komponen sistem bahan bakar, perawatan sistem CVT, pengecekan sistem kelistrikan, serta penggantian oli mesin dan oli gardan guna memastikan kendaraan dapat kembali berfungsi secara optimal.
Kegiatan servis gratis ini mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat Kelurahan Terjun. Banyak warga merasa terbantu karena kendaraan mereka yang sebelumnya tidak dapat digunakan akibat terendam banjir kini kembali dapat dipakai untuk menunjang aktivitas kerja dan kebutuhan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapatkan bantuan perbaikan kendaraan, tetapi juga memperoleh pengetahuan tentang cara penanganan dasar sepeda motor setelah terkena banjir, sehingga dapat mencegah kerusakan yang lebih parah di masa mendatang (wsp id)










