MEDAN (Waspada.id) : Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua unit Transjakarta terjadi di jalur layang Koridor 13 (Jalur Langit), dekat Halte Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (23/2) sekitar pukul 07.15 WIB. Insiden adu banteng tersebut diduga dipicu salah satu sopir yang mengantuk saat mengemudi. Akibatnya, sedikitnya 23–24 penumpang mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan kecelakaan bermula saat bus Transjakarta bernomor polisi B-7136-SGA yang dikemudikan Y melaju dari arah Kebayoran menuju Cipulir. Pada saat bersamaan, bus B-7353-TGC yang dikemudikan A melaju dari arah berlawanan, Cipulir menuju Kebayoran.
“Persis pukul 07.15 WIB, saudara Y mengaku tertidur atau mengantuk, sehingga bus yang dikemudikannya masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan bus yang dikemudikan saudara A,” ujar Ojo kepada wartawan.
Saat kejadian, bus yang dikemudikan A tengah membawa penumpang, sedangkan bus yang dikemudikan Y dalam kondisi kosong.
Akibat benturan tersebut, puluhan penumpang mengalami luka ringan. Dua di antaranya dilaporkan mengalami patah tulang dan dirawat di RS Sari Asih Ciledug.
Korban lainnya dirawat di RS Bakti Mulya Slipi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Sementara itu, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ia menjelaskan kecelakaan melibatkan armada operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir.
“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan pelanggan,” kata Ayu dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan kronologi, kecelakaan terjadi ketika kedua bus sama-sama melintas di jalur khusus Transjakarta di jalur layang Koridor 13. Diduga karena sopir Y mengantuk, kendaraannya keluar jalur dan memasuki lajur berlawanan hingga terjadi tabrakan adu banteng.

Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua armada mengalami kerusakan cukup serius. Hingga kini, proses evakuasi dua bus yang terlibat kecelakaan masih dilakukan petugas.(cnni)











