Olahraga

All England: Fajar/Fikri Penasaran Kalahkan Raymond/Joaquin

All England: Fajar/Fikri Penasaran Kalahkan Raymond/Joaquin
Kecil Besar
14px

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bakal bertemu Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada babak 16 besar All England 2026. PBSI

BIRMINGHAM (Waspada.id): Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bakal menjalani laga babak 16 besar All England 2026 dengan bertemu lawan yang belum pernah mereka kalahkan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Rabu (4/3) malam ini.

Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin sudah dua kali bertemu, di final Australia Open 2025 dan perempat final Indonesia Masters 2026. Dalam dua laga tersebut, Fajar/Fikri harus mengakui keunggulan juniornya.

Fajar/Fikri kalah 20-22, 21-10, 18-21 di final Australia Open 2025. Laga tiga gim kembali terjadi di perempat final Indonesia Masters 2026 yang berakhir dengan skor 18-21, 21-19, 21-14 untuk Raymond/Joaquin.

“Bertemu Raymond/Joaquin pasti penasaran karena belum bisa menang dari mereka di dua pertemuan awal. Semoga lusa nanti kami bisa mendapatkan kemenangan, itu harapannya,” ucap Fikri.

“Raymond/Joaquin pasangan yang sedang naik daun, punya potensi luar biasa untuk Indonesia tapi kami ingin menampilkan yang terbaik. Semoga hasilnya seperti yang diharapkan,” imbuh Fajar.

Fajar/Fikri melangkah ke babak 16 besar All England 2026 setelah menundukkan salah satu ganda putra Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan skor 21-9, 21-17.

“Pertandingan tadi cukup berjalan alot ya, memang bola juga kadang agak berat bila terjadi rally. Dan mereka pun pasangan yang sangat bagus tapi kami tadi bisa menguasai di lapangan. Ini juga pertama kali saya bermain All England bersama a Fajar jadi pengen memberikan kesan yang bagus di pertandingan,” terang Fikri.

“Memang kami disini berusaha fokus ya apapun strateginya kami selalu pengen poin demi poin. Di pertandingan pertama tadi memang laju shuttlecock agak sedikit berat jadi kalau misalkan langsung menyerang itu jadi bumerang buat kami Karena defense pasangan Malaysia luar biasa bagus. Kami lebih banyak mengontrol permainan, lebih bermain rileks, enjoy dan tidak terburu-buru,” timpal Fajar yang sudah merasakan dua gelar All England bersama Muhammad Rian Ardianto pada 2023 dan 2024. (id08/cnni)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Olahraga

Pebulutangkis Denmark, Viktor Axelsen, resmi umumkan gantung raket. Reuters JAKARTA (Waspada.id): Viktor Axelsen resmi menyatakan pensiun dari bulu tangkis lewat media sosial pribadinya pada Rabu (16/4). “Hari ini adalah hari yang tidak mudah…

Olahraga

Putri Kusuma Wardani menelan kekalahan di final Swiss Open 2026. PBSI BASEL (Waspada.id): Putri Kusuma Wardani gagal jadi juara Swiss Open 2026 usai takluk dari wakil Thailand, Supanida Katethong 11-21,…

Olahraga

BASEL (Waspada.id): Indonesia berpeluang meraih dua gelar juara Swiss Open 2026 melalui perjuangan Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani. Partai final Swiss Open 2026 akan dimainkan di St Jakobshalle, Basel, Swiss pada…

Olahraga

Bobby/Melati mundur dari Swiss Open 2026. PBSI JAKARTA (Waspada.id): Ada dua wakil Indonesia yang mundur dari Swiss Open 2026. Dua wakil yang mundur adalah Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine dan…