
MEDAN (Waspada): Fakultas Hukum Universitas Potensi Utama (UPU) Medan melaksanakan banchmarking dokumen dan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) ke Fakultas Hukum Universitas Asahan (UNA) di Asahan.
Rombongan Banchmarking Dokumen dan pelaksanaan SPMI UPU ke Fakultas Universitas Asahan (UNA) dipimpin Dekan FH UPU Fani Budi Kartika SH MH, Ketua Program Studi Fitri Yani SH MH, LPM Bid. Akreditasi Titim Eliawati MPd dan dosen Fakultas Hukum UPU Erna Sipahutar SPd, Muhammad Ihsan, Edi Kristianta dan Erni Darmayanti diterima Ketua Yayasan Universitas Asahan Drs H Mapilindo yang diwakili Dekan Fakultas Hukum UNA Assoc Prof Dr Bahmid, SH MH beserta jajarannya di ruang Fakultas Hukum UNA yang asri dan ramah.
Dekan FH UPU, Fani Budi Kartika SH MH, Selasa (4/2) mengatakan, penjaminan mutu Perguruan Tinggi merupakan bagian dari tuntutan akuntabilitas publik karena pada dasarnya semua bisnis Perguruan Tinggi berdasarkan kepuasan pelanggan yang menuntut pelayanan yang bermutu.
Dimana, secara substansi sistem penjaminan mutu sudah berjalan, namun belum terprogram dengan baik. Dengan lahirnya unit Lembaga Penjaminan Mutu di Universitas Potensi Utama merupakan awal yang baik untuk menata sistem penjaminan mutu Perguruan Tinggi.
“Penataan Sistem Penjaminan Mutu meliputi penyusunan kebijakan mutu, manual mutu, dan standar mutu serta formulir pendukung mutu yang akan disahkan oleh Ketua Yayasan,” sebutnya.
Untuk mewujudkan hal itu, sambungnua, Universitas Potensi Utama dalam mewujudkan visi, misi, misi tujuan dan strateginya, maka Fakultas Hukum UPU melaksanakan Benchmarking ke Fakultan Hukum UNA sebagai bentuk peningkatan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan (PPEPP).
Apalagi, diketahui bahwa posisi akreditasi FH UNA saat ini dari Baik Sekali menuju unggul dan layak dijadikan sebagai sumber sharing knowledge dalam siklus PPEPP.
Diskusi dibuka dengan persentasi dari GKM FH UNA yang memaparkan SPMI yang berjalan di FH UNA, dan diisi dengan tanya-jawab oleh FH UPU. Selanjutnya ditanggapi dengan jawaban yang penuh keilmuan oleh FH UNA.
“Banyak ilmu yang didapat bersama FH UNA dalam kegiatan Benchmarking Dokumen SPMI ini, dimana kegiatan ini sebagai pencarian secara berkesinambungan dan penerapan secara nyata praktik-praktik yang lebih baik yang mengarah pada kinerja kompetitif unggul,” katanya.
Selain itu, tujuan Benchmarking diharapkan akan terjadinya perubahan budaya organisasi, perbaikan kinerja dan peningkatan kualitas SDM. Kemudian peserta mampu mengadopsi dan mengadaptasi best practice pengelolaan kegiatan pada FH UNA Untuk di implementasikan di FH UPU.
“Dengan kegiatan Banchmarking Dokumen dan pelaksanaan SPMI Ke Fakultas Universitas Asahan (UNA) harapannya adalah semoga kegiatan ini memberikan perubahan terhadap budaya mutu kearah unggul agar FH UPU dapat berkembang di tingkat nasional sesuai dengan visi, misi, misi tujuan dan strateginya UPU,” tandas. (rel)












