MEDAN(Waspada): SMA Negeri 1 Hinai Kabupaten Langkat, mengikuti kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2024.
Kegiatan dengan fokus pada materi literasi dan survei karakter di hari pertama. ANBK ini adalah bagian integral dari upaya pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mengukur kemajuan peserta didik di seluruh negeri.
Hal ini disampaikan Kepala SMAN 1 Hinai, Suprianto,SS, Rabu(21/8).
“Kegiatan ANBK 2024 di SMAN 1 Hinai, berlangsung secara marathon. Dimulai pada 7 – 8 Agustus 2024 dengan agenda simulasi. Selanjutnya pada 14-15 Agustus melaksanakan gladi bersih ANBK. Lalu pada 21
– 22 Agustus 2024, pelaksanaan ANBK 2024,”kata Suprianto.
Dijelaskannya, kegiatan ANBK 2024 ini diikuti 45 peserta didik dan 5 cadangan Kelas XI.
Sedangkan kegiatan ini juga diikuti jutaan peserta didik dari berbagai tingkat pendidikan, mulai dari SD hingga SMA dan SMK di Indonesia.
“Asesmen ini bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta didik dalam literasi, yang mencakup membaca, menulis, dan berhitung, serta untuk mengevaluasi perkembangan karakter mereka dalam aspek seperti kepemimpinan, kerjasama, dan etika,”ujar Suprianto
Hal lain disampaikannya, beberapa poin penting terkait pelaksanaan ANBK 2024 adalah
Pertama, Penerapan Teknologi. Dimana ANBK tahun ini berbasis komputer, memanfaatkan teknologi untuk mempermudah proses pengukuran dan pelaporan.
Hal ini memungkinkan evaluasi yang lebih akurat dan efisien.
Kedua, Materi Literasi yakni Tes literasi dalam ANBK mencakup berbagai jenis bacaan dan soal-soal yang menguji pemahaman peserta didik terhadap teks serta kemampuan mereka untuk mengekspresikan ide secara tertulis.
Ketiga, Survei Karakter yakni, selain materi literasi, ANBK juga mencakup survei karakter untuk menilai perkembangan aspek karakter peserta didik, seperti integritas, kejujuran, dan tanggung jawab.
Keempat, Kerjasama Stakeholder yakni, pelaksanaan ANBK melibatkan kerjasama antara Kementerian Pendidikan, sekolah-sekolah, guru, dan orang tua peserta didik.
Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi peserta didik dalam menghadapi asesmen.
Kelima, Pemantauan Ketat yakni Proses ANBK diawasi dengan ketat untuk memastikan integritas dan keadilan dalam penilaian. Petugas pengawas dan tim evaluasi telah dilibatkan dalam setiap tahapan.
Hasil ANBK akan digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pendidikan dan pengembangan karakter peserta didik secara lebih efektif.
“Selain itu, hasil ini juga akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih baik di masa mendatang.
Pelaksanaan ANBK tahun 2024 ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan serta mencetak generasi muda yang memiliki kualitas literasi yang tinggi dan karakter yang baik,”pungkasnya.(m22)