Sumut

BPJS Ketenagakerjaan Monev Perlindungan Jamsostek Bagi Ekosistem Desa Di Tapsel

BPJS Ketenagakerjaan Monev Perlindungan Jamsostek Bagi Ekosistem Desa Di Tapsel
Kecil Besar
14px

P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap cakupan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) pada Ekosistem Desa di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kamis (9/4/2026).

Rapat Monev terhadap cakupan perlindungan Jamsostek yang digelar di Ruang Rapat BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan ini dihadiri jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tapsel, perwakilan kecamatan dan desa se-Tapsel.

Selain untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan di ekosistem desa, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memberikan pemahaman kepada pemangku kepentingan terkait regulasi dan manfaat perlindungan Jamsostek.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan, Christian Natanael Sianturi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral, mengingat sinergi ini dinilai cukup krusial untuk merealisasikan universal coverage program perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja, terutama pada segmen pekerja informal.

“Intensitas koordinasi serta kerja sama dengan perangkat daerah terkait di Kabupaten Tapanuli Selatan akan terus ditingkatkan. Hal ini bertujuan agar target sasaran dapat tercapai secara optimal,” ujar Chris.

Perluasan cakupan peserta dari sektor pekerja informal pada ekosistem desa diawali dengan skema Monitoring dan Evaluasi (Monev) berkelanjutan. Monev ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kepesertaan baru serta tantangan yang mungkin dihadapi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat desa akan pentingnya perlindungan sosial.

“Kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tapanuli Selatan melalui monev juga mendorong peran aktif aparatur desa. Ini penting untuk memperluas program perlindungan sosial, khususnya bagi pekerja rentan di pedesaan,” ungkap Chris.

Chris Menambahkan, Melalui sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa, pihaknya optimis target Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2026 dapat tercapai.

Pada kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan juga menyampaikan sosialisasi terkait program, manfaat, serta kriteria kepesertaan bagi pekerja di lingkungan ekosistem desa. Materi yang disampaikan mencakup perlindungan bagi pekerja sektor Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU), hingga Jasa Konstruksi.

Kemudian rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan masukan dan pendapat dari jajaran Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas PMD Kabupaten Tapanuli Selatan serta diskusi interaktif. Dalam forum tersebut, peserta aktif menyampaikan berbagai masukan dan kendala di lapangan.

Sebagai hasil dari kegiatan ini, seluruh perwakilan kecamatan dan desa menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan di wilayah masing-masing, guna memberikan perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di ekosistem desa.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan, Chritian Natanael Sianturi berharap, kegiatan Monev ini menjadi langkah strategis dalam memperluas Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Tapanuli Selatan.(id46).

Ket.Foto :
Rapat Monev peningkatan cakupan Perlindungan Jamsostek di ruang rapat BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan, Kamis (9/4/2026). Waspada.id/ist.

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE