TAPSEL (Waspada.id): Jumlah jemaah calon haji dan hajjah (Calhaj) Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2026 atau 1447 Hijriyah ini sebanyak 130 orang, terdiri dari 90 laki-laki dan 40 perempuan.

Dilepas dari Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok, Sabtu (25/4/2026) sore dan paginya masuk Asrama Haji Medan (Ahmed). Pada malam harinya berangkat ke tanah suci melalui Kelompok Terbang (Kloter) 5 Embarkasi Medan Kuala Namu International Airport (KNIA).

Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, dan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tapsel, H. Firmansyah Pasaribu, mengatakan itu kepada waspada.id di Sipirok, Rabu (15/4/2026). “Semalam sudah manasik akbar di Masjid Syahrun Nur,” katanya.
Manasik itu mengusung tema ‘Keikhlasan, Kesabaran dan Kebersamaan adalah Kunci Sukses Haji yang Mabrur’. Diikuti semua Calhaj yang akan menjadi tamu Allah tahun ini. “Alhamdulillah sehat semua,” ujar Bupati Tapsel.

H. Gus Irawan berharap seluruh jemaah menjaga kesehatan. Sehingga seluruh rangkaian ibadah di tanah suci dapat berjalan lancar. Seluruh rukun haji maupun ibadah wajib dan sunnah terlaksana sempurna menjadi mabrur dan mabrurah.
Tak lupa ia mengingatkan jemaah agar ikhlaskan keluarga dan harta benda di tanah air selama menunaikan ibadah haji. “Ikhlaskan apa yang ditinggalkan. InsyaAllah keluarga dan harta kita dijaga Yang Maha Kuasa,” pesannya.
Kakan Kementerian Haji dan Umrah, H. Firmansyah Pasaribu, menyebut ini tahun pertama mereka memberangkatkan Calhaj sejak Kementerian itu dibentuk. Manasik ini bertujuan memberi pemahaman, pengetahuan, dan praktik pelaksanaan ibadah haji kepada Calhaj.

Petugas pendamping yakni Ketua Kloter Rahmadsyah Harahap, Pembimbing Ibadah H. Anwar Budi Nasution, dokter Rusydy Saleh Siregar, paramedis Lislianti Siregar, TPHD Erry Zulkifli Siregar dan Nikmat Fauzi Lubis, Pembimbing Ibadah Haji KBIHU Hamdan Syukri Siregar.
Jemaah Tapsel akan satu Kloter bersama Calhaj Medan dari KBIHU Multazam Asy Syafii, An Nida’u, dan Alhamidu. Calhaj termuda Adzra Salsabila Binti Abdul Latif (18 tahun) asal Wek II Batangtoru. Tertua yakni Monto Siregar Binti Juhari (82 tahun) asal Tapus Sipirok. (Id45)










