DAIRI (Waspada.id): Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Dairi menggelar koordinasi bersama lembaga keuangan dalam rangka mendukung program Financial Literacy Education pada proyek Horticulture Development in Dryland Areas (HDDAP). Kegiatan berlangsung di aula dinas setempat, Kamis (16/04/2026).
Program ini menjadi strategi untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai akses pembiayaan, pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan layanan perbankan secara optimal. Pertemuan ini menghadirkan perwakilan Bank Sumut, BRI, dan OJK Sumatera Utara.

Direktur Pembiayaan Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dr. drh. Purwanta M. Kes, menyampaikan bahwa program HDDAP diharapkan menjadi katalis pengembangan hortikultura di lahan kering.
“Dengan dukungan literasi keuangan yang memadai, petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas akses pasar. Sinergi antarinstansi akan terus diperkuat demi ekosistem pertanian yang inklusif dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Dairi, Kesti Rusda Angkat, menegaskan literasi keuangan adalah kunci meningkatkan daya saing petani.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan petani tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga cakap mengelola keuangan. Kami juga memetakan kendala di lapangan seperti keterbatasan agunan dan pemahaman administrasi agar bisa dicarikan solusi,” ucap Kesti.

Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama tentang dukungan Literasi Edukasi Keuangan (FLE) dan Kemitraan Layanan Keuangan pada proyek HDDAP. [***]










