Breaking News
Memuat breaking news...

Divpropam Polri Periksa Senpi Dan Amunisi Polres Pakpak Bharat

Redaksi
Redaksi
Kamis, 16 April 2026 - 10.23 PM WIB
Divpropam Polri Periksa Senpi Dan Amunisi Polres Pakpak Bharat
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SALAK (Waspada.id): Tim Divpropam Polri bersama Slog Polri mengunjungi Polsek Pakpak Bharat melakukan pemeriksaan senjata organik dan amunisi dinas yang di gunakan oleh personil Polres Pakpak Bharat, Rabu pagi (15/4).

Kunjungan Tim Divpropam Polri dan Slog Polri disambut oleh Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, ST., SIK.,MH didampingi Wakapolres Kompol Donris E. Pasaribu, para PJU, Kapolsek jajaran dan seluruh personil Polres Pakpak Bharat terutama pemegang senpi Genggam dan Bahu.

Tim pemeriksa dipimpin oleh Kombes Pol Ian Rizki selaku Penyelidik Pengamanan Internal Madya TK.III Paminal Divpropam Mabes Polri yang didampingi AKP Theo juga dari Divpropam Polri dan dari Slog Polri Ipda Fahton, Bripda Marcelino dari Divpropam Polri dengan pendampingan dari Bid Propam Polda Sumut diantaranya Kasubbid Provos AKBP Mustafa Nasution dan personel Bid Propam.

Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi Pengawasan Internal guna memastikan Penggunaan Senpi Dinas berjalan dengan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Pemeriksaan ini dilakukan secara menyeluruh baik senpi dinas Laras pendek, laras panjang maupun senpi bahu," terang Kapolres.

Dalam pemeriksaannya tim mengecek mulai dari kebersihan serta kelayakan penggunaan senjata (kondisi senjata api), administrasi kepemilikan berikut data amunisi (peluru) tajam, peluru karet dan peluru hampa.

Kegiatan pemeriksaan Senpi oleh Divpropam Polri dan Slog Polri berjalan dengan baik aman dan kondusif, selama pemeriksaan berlangsung tidak ada di temukan kesalahan Prosedur dalam hal penggunaan Senpi di Polres Pakpak Bharat.(id60)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement