PAGARMERBAU (Waspada.id): Pemkab Deliserdang terus memberi semangat para petani agar tidak meninggalkan lahan pertanian dan mengoptimalkan seluruh potensi lahan yang dimiliki.
Bahkan, saat ini Pemkab Deliserdang juga berupaya menyiapkan berbagai bantuan, baik bibit, alat dan mesin pertanian (alsintan), maupun infrastruktur. Sehingga biaya produksi petani bisa ditekan dan semakin terbantu.
“Hal ini juga berkaitan dengan menjaga stabilitas harga komoditas pangan agar tidak memberatkan masyarakat. Salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah belum tersedianya pasar induk yang representatif di Kabupaten Deliserdang, sehingga hasil pertanian masih banyak dijual ke pasar induk di luar daerah,” kata Bupati Deliserdang, dr.H. Asri Ludin Tambunan saat menghadiri gerakan tanam bawang merah bersama Kelompok Tani Oriza di Desa Sumberjo, Kecamatan Pagar Merbau, Senin (22/12/25).
Dikatakan Asri Ludin Tambunan, pihaknya berkomitmen untuk menciptakan pola pasar baru di Kabupaten Deliserdang agar petani memiliki tempat menjual hasil produksinya sendiri dan tidak lagi bergantung pada tengkulak.

Menjelang natal dan tahun baru (Nataru), Bupati yang saat itu hadir bersama Wabup Lom Lom Suwondo SS menjelaskan, Pemkab Deliserdang telah mengambil langkah-langkah untuk menekan kenaikan harga bahan pokok. Salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah di beberapa titik yang menyasar masyarakat Desil 1 hingga 5.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesepakatan antara pemerintah dan petani dalam setiap pemberian bantuan.
Asri Ludin berharap, hasil produksi pertanian yang didukung oleh anggaran pemerintah dapat diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Deliserdang terlebih dahulu.

“Tujuan utama kita adalah agar petani sejahtera, namun masyarakat sebagai konsumen juga tidak terbebani oleh harga yang tinggi,” papar Bupati di acara yang dirangkai dengan penyerahan bantuan 16 unit handsprayer, satu unit riding transplanter, dua unit rice transplanter, satu unit cultivator, dan benih bawang merah.
Dikatakannya, gerakan tanam bawang merah yang dilakukan bisa meningkatkan produksi pertanian, mengendalikan inflasi daerah, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Deliserdang.
Perwakilan Kelompok Tani Oriza, Suyadi menyampaikan, bantuan yang diberikan akan dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.
Pada kesempatan tersebut, petani juga memberi apresiasi kepada Pemkab Deliserdang atas perbaikan jalan protokol desa melalui pengaspalan sepanjang 955 meter di dua titik, yakni di Dusun Sri Mulia Rahayu A sepanjang 246 meter, Dusun Sri Mulia B dan Dusun Sumber Tani sepanjang 709 meter.(id.28)













