PAKPAK BHARAT (Waspada.id): Hingga hari keenam, upaya pencarian terhadap korban kecelakaan lalu lintas tunggal di Dusun Lae Ikan, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, masih belum membuahkan hasil, Minggu (5/4/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Tagana Kabupaten Pakpak Bharat, Basarnas, Polres Pakpak Bharat, serta BPBD dan Polres Subulusalam terus melanjutkan pencarian dengan metode yang diperluas.

Pencarian dilakukan dengan dua pendekatan utama. Pertama, tim Basarnas menggunakan teknologi drone untuk pemantauan udara mulai dari wilayah Sikelang hingga Kedabuhen. Kedua, tim gabungan menggunakan perahu karet untuk menelusuri arus sungai dari Lae Kedabuhen menuju Sikelang.
Dalam operasi lanjutan ini, tim pencari juga didampingi langsung oleh pihak keluarga korban guna memberikan masukan lokasi yang diperkirakan menjadi titik jatuhnya korban.

Perlu diketahui, kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada 30 Maret lalu. Sebuah mobil jenis Inova yang ditumpangi pasangan suami istri, Rudi Simajuntak dan Risma Tumangger, diduga kehilangan kendali dan terjun ke jurang hingga masuk ke sungai. Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum berhasil ditemukan dan pencarian akan terus dilanjutkan. [***]










