Sumut

Jalan Menuju Pelabuhan Internasional Belawan Rusak Parah

Jalan Menuju Pelabuhan Internasional Belawan Rusak Parah
Kondisi ruas jalan raya menuju Pelabuhan Internasional Belawan sudah bertahun-tahun rusak parah tanpa ada perhatian dari Gubsu, Pelindo Regional I dan Wali Kota Medan serta instansi terkait lainnya, Sabtu (11/4).Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

BELAWAN (Waspada.id): Kondisi infrastruktur menuju Pelabuhan Internasional Belawan Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, kondisininya kini rusak parah.
Jalan utama sebagai salah satu pintu gerbang logistik nasional justru dipenuhi lubang-lubang, bergelombang, dan membahayakan pengguna jalan raya.

Kondisi ini dinilai ironis. Sebab, pelabuhan yang menyandang label internasional semestinya ditopang infrastruktur jalan yang layak, kokoh, dan aman untuk arus kendaraan berat maupun aktivitas distribusi barang.

Pantauan Waspada.id, Sabtu (11/4), kerusakan jalan terlihat mulai dari simpang Kampung Salam Belawan, tepatnya di sekitar depan SPBU, hingga sejumlah titik menuju kawasan pelabuhan internasional tersebut. Permukaan jalan tampak rusak parah dengan lubang-lubang yang menyerupai kubangan kerbau.

Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi mobilitas barang dan jasa itu kini justru berubah menjadi ancaman bagi pengendara dan pengguna jalan raya.

Sorotan tajam pun mengarah ke PT Pelindo sebagai pihak yang dinilai tidak bisa lepas tangan terhadap kondisi akses utama menuju pelabuhan tersebut.
Di tengah lalu lintas kendaraan logistik yang padat setiap hari, jalan menuju pelabuhan justru dibiarkan rusak tanpa penanganan yang terlihat nyata.

Lebih tragis, jalan berlubang itu disebut telah memakan korban jiwa.
Seorang warga bernama Hermanto ,50, menyebutkan, hingga kini, belum tampak adanya perbaikan signifikan di sejumlah titik jalan rusak tersebut. Kondisi itu memunculkan kesan adanya pembiaran terhadap kerusakan akses vital menuju salah satu kawasan strategis ekonomi di Sumatera Utara.

“Padahal, kelancaran akses jalan menuju pelabuhan merupakan faktor mendasar dalam mendukung distribusi logistik, aktivitas ekspor-impor, serta perputaran ekonomi daerah dan nasional,” ujar Hermanto.

Menurut Hermanto, jalan menuju Pelabuhan Internasional Belawan adalah marwah bangsa Indonesia. Jalan itu juga menjadi urat nadi perekonomian nasional, Sumatera Utara, terkhusus pendapatan Kota Medan,” terang Hermanto.

Dijelaskan Hermanto, buruknya kondisi jalan di kawasan pelabuhan tidak hanya mencoreng wajah Belawan, tetapi juga memperlihatkan lemahnya perhatian terhadap infrastruktur dasar di kawasan yang seharusnya menjadi prioritas nasional.

“Jika dibiarkan berlarut, kerusakan jalan itu bukan hanya berpotensi menelan korban jiwa tetapi juga menghambat efisiensi arus barang dari dan menuju pelabuhan,” pungkas Hermanto seraya meminta Gubsu, Wali Kota Medan dan Pelindo Regional I peduli dengan kerusakan jalan raya menuju Pelabuhan Internasional Belawan itu.(id160)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE