Sumut

Jalan Provinsi Tebingtinggi-Dolok Masihul Rusak Parah

Jalan Provinsi Tebingtinggi-Dolok Masihul Rusak Parah
Jalan rusak di ruas Tebingtinggi-Dolok Masihul jadi ajang pengusiran sumbangan beberapa pemuda setempat. Waspada.id/Khalik
Kecil Besar
14px

TEBINGTINGGI (Waspada.id): Jalan lintas provinsi menghubungkan kota Tebingtinggi-Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, beberapa tahun belakangan kondisinya rusak parah dan membahayakan pengendara. Keadaan demikian terkesan tanpa perhatian.

Pantauan Waspada.id, Minggu (12/4), kondisi jalan kupak kapik sudah terlihat mulai jalur masuk ke Desa Batu 12, di mana kondisi rusak berselang-seling dengan lintasan yang mulus. Jalan provinsi di desa ini terlihat kondisinya rusak berat hingga menyulitkan pengen dr sepeda motor dan mobil pribadi saat melintasinya.

Kerusakan jalan, justru dimanfaatkan beberapa pemuda setempat untuk minta sumbangan kepada supir yang melintas, meski mereka bekerja menutupi lubang menganga di tengah lintasan.
Lintasan rusak parah lainnya terlihat di jalur Desa Pekan Kamis sepanjang beberapa ratus meter yang Berselang-seling dengan lintasan mulus. Saat malam lintasan ini berbahaya dan pernah meminta korban. “Beberapa bukan yang lalu, ada yang jatuh di sini dan luka parah,” ungkap Nainggolan warga Pekan Kamis.

Warga menyebutkan jalan rusak di sini sudah beberapa tahun tanpa perbaikan.

Lintasan kupak-kapik berikutnya terdapat di Desa Aras Panjang dan Kebun Bangun Bandar. Pada lintasan terlihat sudah disebar sirtu (pasir batu) pada lubang-lubang ditengah jalan. Akibatnya pada saat panas menciptakan debu yang mengganggu pandangan pengendara. Tidak diketahui kapan perbaikan jalan dilaksanakan.

Jalan kupak-kapik yang membuat pengendara jalan lamban dan hati-hati. Waspada.id/Khalik

Jalan rusak juga beberapa puluh meter terlihat menuju simpang Kerapuh yang juga membahayakan pengendara. Diperkirakan, total jalan rusak parah, sedang dan ringan di lintasan Tebingtinggi-Dolok Masihul ini mencapai sekira 8000 meter.

Saimin, 31, warga Kel. Pekan Dolok Masihul yang biasa melintasi jalan ini menyebutkan rusaknya jalan penghubung sudah berlangsung sekira tiga tahun belakangan. Pedagang ini mengaku heran atas keadaan jalan yang beragam antara mulus dan rusak.

“Harusnya jalan jadi prioritas, kalau gak cukup tahun ini sambung tahun depan. Yang ada perbaiki tahun ini, nanti beberapa tahun perbaiki lagi. Selak yang diperbaiki beberapa tahun sebelumnya udah rusak. Begitu seterusnya,” saran dia.

Saimin berharap Gubsu Boby Nasution bisa menuntaskan persoalan jalan penghubung Tebingtinggi-Dolok Masihul ini. (Lik)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE