LUBUKPAKAM (Waspada.id): Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Deliserdang menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka penyusunan standar pelayanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), di Aula Ceria kantor dinas setempat, Senin (13/4/26).
Sekretaris Dinas P3AP2KB, dr. Sri Mahyuni, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia juga menegaskan, forum ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, khususnya terkait penguatan fungsi keluarga.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. Pada kesempatan ini kami akan memaparkan sejumlah program dan layanan yang ada di dinas, termasuk PUSPAGA yang menjadi garda terdepan dalam pembelajaran keluarga,” kata dr Sri Mahyuni.
Dijelaskan, PUSPAGA memiliki sejumlah jenis layanan, di antaranya sosialisasi kepada masyarakat, sekolah dan orang tua, konsultasi atau konseling, penjangkauan, serta rujukan.
Layanan ini, tambahnya, bertujuan memberikan edukasi, sekaligus pendampingan bagi keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan.
Selain itu, dalam penyusunan standar pelayanan PUSPAGA, terdapat sejumlah komponen penting pada proses penyampaian layanan, meliputi persyaratan, sistem dan mekanisme, jangka waktu pelayanan, biaya atau tarif, produk layanan, hingga mekanisme penyampaian keluhan dan saran. Tak hanya itu, aspek jaminan keamanan, jaminan konseling, dan ketersediaan sumber daya juga menjadi perhatian utama.
“Standar pelayanan ini disusun agar masyarakat mendapatkan kepastian layanan yang transparan, cepat, dan berkualitas,” jelas Sri
Dalam forum tersebut, turut dipaparkan layanan lain yang ada di P3AP2KB. Seperti layanan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak yang kini berbasis digital dan komunikasi, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses pengaduan maupun pendampingan kasus.
Sementara itu, pada sektor pengendalian penduduk, dinas nya juga terus mengoptimalkan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dengan enam metode yang tersedia, yakni IUD, implan, pil, suntik, kondom, serta metode operasi wanita (MOW) dan metode operasi pria (MOP).
Secara nasional, penguatan layanan PUSPAGA merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam membangun ketahanan keluarga, sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia, sekaligus upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Pada kesempatan itu juga dilakukan sesi tanya jawab dari para peserta dengan pihak P3AP2KB
Forum ini dihadiri perwakilan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Orta) Setdakab Deliserdang, mahasiswa, organisasi masyarakat, serta unsur media. (id.28/syahril)










