DELISERDANG (Waspada.id): Tokoh masyarakat Sumatera Utara Dr. Parlindungan Purba, SH, MM mengajak pejabat Balai Besar Wilayah Sumatra (BBWS) II Medan, Dinas PU Kabupaten Deliserdang (DS), beberapa kepala desa, masyarakat untuk bertemu langsung mendapat penjelasan terkait penyelesaian proyek Bendung daerah Irigasi Serdang yang mangkrak sejak 2019, Rabu (25/2/2026).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang diinisiasi Parlindungan Purba bersama pejabat BBWS Sumatra II Medan, Pemkab Deliserdang dan perwakilan petani di Kantor Jl.AH Nasution beberapa hari lalu.
Pantauan Waspada.id, dalam pertemuan di Bendung daerah Irigasi Serdang ini, diketahui bahwa proyek tersebut terkendala di antaranya karena masalah lahan masyarakat yang belum dibebaskan di Sungai Batugingging dan Sungai Merah. Masalah tersebut diharapkan dapat segera diselesaikan pada tahun ini 2026 dan pembangunan lanjutan tanggul pada tahun 2028 sudah bisa teraliri air.
Dalam pertemuan itu juga disampaikan bagi lahan produktif masyarakat yang tidak teraliri air dapat bantuan pengadaan air seperti sumur bor dari pemerintah.
Sebagaimana diketahui, permasalahan proyek Bendung daerah Irigasi Serdang yang menjadi keluhan bagi masyarakat petani karena berdampak bagi lahan mereka terkait pengairan air yang layak.
Terkait hal itu, Parlindungan Purba yang pernah menjabat Anggota DPD RI utusan Sumut merasa terpanggil untuk berbuat membantu masyarakat petani khususnya di Kabupaten Deliserdang.
Dan berkat sinergitas semua pihak yang terkait, pengairan air yang layak itu ada titik terang. Hal tersebut dapat terlihat dari keseriusan pejabat BBWS Sumatra II Medan, Dinas PU Deliserdang serta pejabat terkait turun langsung ke proyek Bendung daerah Irigasi Serdang.(id29)











