LUBUK PAKAM (Waspada.id): Sejumlah pedagang di Pasar Bakaran Batu, mengeluhkan masih maraknya pedagang kaki lima (PKL) Pasar III Lubukpakam yang berjualan di lokasi lama, meskipun sebelumnya telah diarahkan untuk pindah ke Pasar Bakaran Batu.
Sinaga, pedagang sayur di Pasar Bakaran Batu, mengatakan, para PKL Pasar III sebenarnya sudah diminta untuk berpindah ke lokasi baru. Namun, hingga kini masih banyak yang bertahan berjualan di Pasar III, sehingga berdampak menurunnya jumlah pembeli di Pasar Bakaran Batu.
“Kalau mereka tertib dan pindah semua ke Pasar Bakaran Batu, tentu tidak akan mengganggu kami di sini. Masalahnya, pembeli masih banyak yang belanja di sana,” kata Sinaga, kepada Waspada.id, Kamis (29/1/26).
Ia juga menyoroti masih adanya PKL yang memanfaatkan badan jalan di sekitar Pasar III untuk berjualan. Kondisi tersebut dinilai menghambat upaya pemindahan pedagang, sekaligus mengurangi minat pembeli untuk datang ke Pasar Bakaran Batu.
Keluhan serupa disampaikan Ponia, pedagang sayur lainnya. Menurutnya, keberadaan PKL Pasar III yang belum semuannya pindah. Hal itu mempengaruhi konsumen di Pasar Bakaran Batu.
“Masih banyak yang berjualan di sana. Karena itu, Pasar Bakaran Batu belum terlalu ramai,” papar Ponia.
Bahkan, tambahnya, sebagian PKL dari Pasar III ada juga yang berjualan di area parkir Pasar Bakaran Batu mulai pukul 05.00 hingga pukul 08.00 WIB dengan beralaskan tikar.

“Tapi begitu matahari terik sekira pukul 08.00 WIB, mereka bubar. Intinya, kami tidak setuju masih ada pedagang di Pasar III dan sebagian lagi pindah ke sini, tapi memakai area parkir. Kalau mau tertib, seharusnya semua berjualan di tempat yang sudah ditentukan,” tegasnya.
Para pedagang berharap pihak pengelola pasar bersama instansi terkait dapat segera melakukan penertiban secara menyeluruh terhadap PKL. Sehingga seluruh pedagang berjualan di lokasi yang telah disediakan, sehingga aktivitas pasar kembali normal dan tertib.
Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Deliserdang, Hesron Tonggoraja Girsang, MSi yang dikonfirmasi Waspada.id menyebutkan, pihaknya masih terus melakukan penataan para pedagang. Termasuk membersihkan blok E, pasar Bakaran Batu.
“Kami minta para pedagang agar bersabar, karena kita masih melakukan pembenahan. Buktinya blok E sudah dibersihkan, nanti akan kita tata para pedagangnya,” tutur Esron. (id.28/syahril)











