Sumut

Ribuan Warga Muhammadiyah di Asahan Hadiri Pengajian dan Silaturahim Syawal di Kisaran

Ribuan Warga Muhammadiyah di Asahan Hadiri Pengajian dan Silaturahim Syawal di Kisaran
Pengajian akbar Muhammadiyah di Asahan dihadiri lebih dari 1.500 jamaah.(ist)
Kecil Besar
14px

KISARAN (Waspada.id): Lebih dari 1.500 warga persyarikatan Muhammadiyah dari berbagai pimpinan ranting di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara menghadiri kegiatan pengajian dan silaturahim Syawal yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Asahan di Masjid At Taqwa Kelurahan Siumbut-umbut, Minggu (12/4).

Pengajian tersebut diisi oleh penceramah Ustad Muhammad Yunus selaku wakil ketua wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara. Disamping bersilaturahmi, semangat ribuan jamaah untuk menginfaqkan harta mereka juga terbilang luar biasa.

Terhimpun dana sebesar Rp 145 juta hasil donasi jamaah yang pemanfaatannya akan dipakai untuk melunasi pembangunan masjid yang baru selesai dibangun pada awal Ramadan lalu.

Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Siumbut-umbut, Gianto merasa terharu dengan antusias jamaah yang luar biasa untuk hadir mengikuti kegiatan itu.

Gianto mengatakan, Masjid At Taqwa yang pembangunannya selesai dalam tempo waktu 3 bulan saja.

“Awalnya berdiri dengan sumbangan donatur dari Arab Saudi dengan struktur bangunan masjid yang cukup sederhana. Kami kemudian memikirkan cara supaya bangunan masjid ini bisa maksimal,” ujarnya.

Pihaknya kemudian melakukan akselerasi dan menambah beberapa bagian desain masjid hingga target masjid beroperasi dan dapat digunakan oleh jamaah pada malam pertama bulan Ramadan lalu.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kisaran Timur, Mukhtasar juga menyebut semangat pimpinan ranting yang membangun masjid dengan antusias patut diapresiasi, disamping di kelurahan Siumbut-umbut memang terdapat banyak warga persyarikatan Muhammadiyah. “Karenanya bisa disebut kelurahan ini jadi Kampung Muhammadiyah di Asahan,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Asahan, Mohammad Akhiar menyebutkan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-49 tahun 2027 akan diselenggarakan di Medan dan diperkirakan bakal dihadiri lebih dari 3 juta warga Muhammadiyah se Indonesia.

“Karenanya wilayah Kabupaten Asahan daerah sebagai perlintasan menuju kota Medan harus siap menjadi tempat transit untuk Muktamar. Kita sudah persiapkan itu sejak saat ini dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Pemkab Asahan yang sudah menyiapkan Masjid Agung sebagai tempat transitnya,” kata Akhiar.

Kegiatan pengajian dan silaturahim Syawal ini tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menjadi bukti nyata soliditas warga Muhammadiyah di Asahan dalam mendukung pembangunan dan kegiatan keagamaan di daerahnya.(id39)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE