TANJUNGMORAWA (Waspada.id): Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, memimpin kegiatan susur sungai untuk program kali bersih yang digelar Dinas Lingkungan Hidup di Kecamatan Tanjungmorawa, Jumat (17/4/26).
Kegiatan dipusatkan di Rumah Makan Tombo Luwe, Desa Tanjungmorawa A, dengan lokasi penyusuran di Sungai Belumai.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penebaran bibit ikan lele di Sungai Belumai. Selanjutnya, Wabup bersama rombongan menyusuri aliran sungai sambil meninjau kondisi lapangan dan menanam bibit pohon trambesi di sejumlah titik bantaran sungai.
Dikesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deliserdang dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Deliserdang serta Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Cabang Deliserdang. Kerja sama ini diharapkan memperkuat pengawasan partisipatif terhadap potensi pencemaran sungai.
Wabup Lom Lom Suwondo menegaskan, menegaskan menjaga kebersihan sungai dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud kepedulian dan tanggung jawab kita bersama menjaga ekosistem. Sungai adalah sumber kehidupan, karena itu kebersihannya harus kita rawat demi kesehatan masyarakat dan masa depan generasi mendatang,” tegasnya.

Lom Lom juga mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan mengelola limbah rumah tangga secara baik dan benar.
“Menjaga lingkungan dimulai dari hal sederhana. Jika sungai bersih, lingkungan sehat, maka kualitas hidup masyarakat juga akan semakin baik,” paparnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deliserdang, Rio Laka Dewa, mengatakan sungai memiliki peran strategis sebagai sumber air, penopang ekosistem, serta bagian dari sistem pengendalian banjir. Namun, kondisi sungai saat ini masih menghadapi tantangan serius akibat pencemaran dari aktivitas domestik maupun dunia usaha.
“Berdasarkan data tahun 2025, indeks kualitas air Kabupaten Deliserdang berada di angka 69,59 poin atau kategori sedang. Sementara target nasional tahun 2026 ditetapkan sebesar 75,85 poin. Ini menjadi tantangan yang harus dijawab melalui langkah nyata, terukur, dan berkelanjutan,” kata Rio.
Dalam penyusuran tersebut, rombongan menemukan sampah plastik di beberapa titik pinggir sungai. Kondisi itu menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pengendalian pencemaran sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat.

Kegiatan berakhir di Tangkahan Pasir, Desa Telaga Sari. Di lokasi tersebut, Wabup Lom Lom Suwondo bersama rombongan meninjau pelaksanaan Program PATEN KALI, serta melaksanakan Salat Jumat berjemaah di Masjid Sholihin.
Turut hadir anggota DPRD Deliserdang Andi Baso Ariani, pejabat terkait di lingkungan Pemkab Deliserdang, Camat Tanjung Morawa bersama Forkopimcam, organisasi kepemudaan, komunitas pecinta lingkungan, serta masyarakat. (id.28)










