Sumut

Usia Emas 50 Tahun, Inalum Meneguhkan Eksistensi Di Industri Aluminium Nasional

Usia Emas 50 Tahun, Inalum Meneguhkan Eksistensi Di Industri Aluminium Nasional
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menandai 50 tahun perjalanan perusahaannya sebagai momentum refleksi atas kontribusi dan peran strategis yang telah dijalankan dalam mendukung industri aluminium nasional.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita, kemarin menyampaikan, lima dekade perjalanan perusahaan bukan semata tentang lamanya usia, melainkan tentang konsistensi Inalum dalam menjaga relevansi, ketangguhan, dan kontribusi nyata bagi Indonesia.

“Lima puluh tahun menjadi penanda, Inalum terus bertumbuh bersama Indonesia. Sejak awal berdiri, INALUM hadir sebagai industri pengolahan aluminium yang memanfaatkan energi hijau, dan hingga hari ini tetap berkomitmen memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional serta manfaat bagi masyarakat,” ujar Melati.

Memasuki usia emasnya, Inalum memaknai perjalanan tersebut tidak hanya melalui seremoni, tetapi juga melalui keberpihakan dan kehadiran nyata di tengah masyarakat. Seiring terjadinya bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera, Inalum memutuskan untuk meniadakan acara Selebrasi HUT ke – 50 ini. Selebrasi berupa Panggung Hiburan dan Jalan Santai yang biasanya digelar untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional, telah didedikasikan seluruhnya pada kegiatan Sosial (CSR), yakni dengan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Inisiatif ini mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus empati terhadap kondisi kemanusiaan, selaras dengan prinsip keberlanjutan dan peran Inalum sebagai BUMN strategis yang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

Perjalanan 50 tahun Inalum juga ditandai dengan capaian kinerja yang mencerminkan kekuatan fondasi perusahaan. Sepanjang tahun 2025, Inalum mencatatkan prestasi pencapaian ALL TIME HIGH PRUDUCTION 280.082 MT dan ALL TIME HIGH SALES 280.141 MT yang artinya Inalum mencapai jumlah produksi dan penjualan tertinggi sepanjang sejarah operasional perusahaan. Hasil tersebut merupakan buah dari penerapan inovasi berkelanjutan, penguatan efisiensi operasional, strategi bisnis yang adaptif serta komitmen Insan Inalum dalam merespons dinamika industri aluminium global.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan ketangguhan Inalum sebagai produsen aluminium nasional yang andal dan berdaya saing. Ke depannya Inalum akan terus melangkah mengambil peran penting dengan inisiatif strategis penguatan Industri Aluminium Terpadu.

Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di industri aluminium terintegrasi, Inalum mengelola pembangkit listrik tenaga air (PLTA) serta memproduksi aluminium primer untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri dan pasar ekspor. Didirikan pada 6 Januari 1976 sebagai perusahaan patungan Indonesia–Jepang, Inalum sepenuhnya menjadi milik Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 2013. Sempat menjadi holding industri pertembangan di tanah air pada tahun 2018, dan sejak 2023, Inalum berstatus sebagai anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia), dan terus memperkuat perannya dalam mendukung kemandirian industri strategis nasional.

Syukuran usia emas ini dilaksanakan secara hybrid dari Jakarta, Kuala Tanjung, dan Paritohan sebagai simbol sinergitas operasional Inalum. Bersamaan dengan momen tersebut, Inalum juga mengadakan kegiatan Operasi Katarak Gratis untuk masyarakat dan Gerakan Donor Darah bersama PMI Batubara di Tanjung Gading, Sumatera Utara.(rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE