Breaking News
Memuat breaking news...

10 Orang Korban Tewas Erupsi Vulkanik Gunung Lewotobi Laki Laki

Redaksi
Redaksi
Senin, 4 November 2024 - 5.13 PM WIB
10 Orang Korban Tewas Erupsi Vulkanik Gunung Lewotobi Laki Laki
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada) : Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (3/11/2024) malam, hingga Senin (4/11/2024) dini hari mengakibatkan 10 orang tewas. Sembilan korban terdapat di Desa Klatanlo dan satu korban di Desa Dulipali.

"Delapan korban sudah berhasil dievakuasi. Satu koban sementara dalam proses evakuasi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya diterima Waspada di Jakarta, Senin (4/11/2024).

Disebutkannya, para korban meninggal dunia karena tertimpa material bebatuan vulkanik dari Gunung Lewotobi Itu terkena batu panas, ada juga meninggal karena tergerus masuk dalam tanah.

Sementara, korban terdampak erupsi gunung api itu sebagian warga telah diungsikan ke tiga lokasi aman yang sudah disiapkan. Seperti, di Desa Lowolaga, Desa Kongah dan Desa Wokang.

"Peristiwa meletusnya Gunung Lewotobi Laki-Laki terjadi secara tiba-tiba. Padahal, pihaknya selalu memberikan perkembangan kepada masyarakat sekitar setiap saat," ujarnya.

Masyarakat harus menjaga jarak aman radius 3-5 km. Kenaikan status aktivitas Gunung Lewotobi, PVMBG telah mengimbau masyarakat sekitar tidak melakukan aktivitas apapun. "Kemarin kan dari Siaga Level III, sekarang sudah dinaikkan menjadi Level IV, jadi radius aman 7 km," sebutnya.

Saat ini BPBD Flores Timur tengah melakukan pendataan dan mencatat kerusakan bangunan dan fasilitas lainnya akibat meletusnya gunung api Lewotobi Laki-Laki. (j01)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement