Breaking News
Memuat breaking news...

100 Petani Di Langsa Dibekali Pelatihan Penggunaan Pestisida

Redaksi
Redaksi
Rabu, 15 Mei 2024 - 12.06 PM WIB
100 Petani Di Langsa Dibekali Pelatihan Penggunaan Pestisida
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGSA (Waspada) : Sebanyak 100 petani dan penyuluh dalam wilayah Pemerintah Kota Langsa dibekali ilmu tentang penggunaan pestisida terbatas melalui kegiatan training of user yang digagas oleh Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (Alishter) bekerjasama dengan Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, di Aula setempat, Rabu (15/5).

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa Banta Ahmad, SSt.Pi, membuka secara resmi dan menyatakan bahwa Pemko Langsa hingga saat ini belum membuat pelatihan karena keterbatasan anggaran.

"Saat ini di dinas memang kurang adanya pelatihan bagi para petani, namun dengan hadirnya Alishter membawa dampak yang positif bagi para petani maupun penyuluh," kata Banta.

Sambungnya, sejauh saat ini Alishter telah melaksanakan pelatihan sekitar 3200 para petani yang sudah dilatihnya.

Direktur Eksekutif Alishter, Ir. Syafrizal, saat menyerahkan sertifikat pelatihan kepada petani, di Aula setempat, Rabu (15/5). Waspada/Rapian

"Kami sangat berterimakasih kepada Alishter yang telah melaksanakan kegiatan ini, kiranya petani dapat mengikuti acara ini dengan baik untuk mendapatkan ilmu dan menambah wawasan bagi para petani," pinta Banta.

Masih katanya, pelatihan ini sangat penting dan masuk dalam aturan Permentan, nantinya juga petani usai ikuti pelatihan mendapat sertifikat yang telah diakui.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Alishter, Ir. Syafrizal, menyatakan terimakasih kepada dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa yang sudi menjadi patner dalam pelatihan ini.

Menurut, Syafrizal sejak terbentuknya Alishter pada tahun 2016 dan sampai tahun 2024 sudah melaksanakan pelatihan di 28 provinsi dan 320 kabupaten/kota.

Dimana pelatihan ini penting dilaksanakan sesuai amanat Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 43 Tahun 2019 tentang pengguna pestisida harus mengikuti pelatihan.

"Petani harus dilatih dulu, meskipun ada yang sudah menggunakan pertisida saat ini," ujarnya.

Selain itu, dalam pelaksanaan pelatihan bagi petani di daerah pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi, “Kami juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang telah mendukung serta mensuport sehingga kegiatan pelatihan di Kota Langsa berlangsung sukses,” ujarnya.

“Saya berharap petani dapat saling belajar bagaimana cara menggunakan pestisida dengan baik dan bijaksana untuk meminimalisir dampak negatif bagi petani sendiri selaku pengguna,” harapnya sembari menambahkan, para petani dan petugas penyuluh yang mengikuti pelatihan bisa diimplementasikan di lapangan serta berbagi ilmu bersama petani lainnya.

Sejatinya pelatihan ini untuk meningkatkan wawasan penggunaan pertisida dengan baik dan benar, diketahui pertisida bersifat racun, oleh karenanya kami mengandeng dinas untuk memberikan pencerahan dalam bentuk pelatihan.

Hadir Ketua Alishter Aceh, Khairil Santani, para Kabid dan para undangan lainnya. (crp).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement