Breaking News
Memuat breaking news...

1000 Jamaah Haji Meninggal Dunia Akibat Panas Ekstrem

Redaksi
Redaksi
Kamis, 20 Juni 2024 - 6.40 PM WIB
1000 Jamaah Haji Meninggal Dunia Akibat Panas Ekstrem
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Jumlah jamaah haji yang meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan panas ekstrem di Arab Saudi telah melebihi 1.000 orang.

Menurut laporan AFP, dari jumlah tersebut separuh di antaranya merupakan jamaah yang menunaikan ibadah haji tanpa visa resmi.

Jumlah korban meninggal dunia terbaru ini dilaporkan pada Kamis (20/6), di mana penambahan jumlah korban berasal dari Mesir.

Menurut sumber diplomat yang memberi rincian data tersebut, dari 658 warga negara Mesir yang meninggal dunia di Saudi, 630 di antaranya adalah jamaah yang tidak terdaftar atau tidak menggunakan visa resmi.

Selain Mesir, banyak juga jamaah haji asal Yordania dikabarkan meninggal dunia di Saudi. Hal ini bahkan memicu kemarahan publik Yordania, yang menganggap pemerintah Saudi tak becus dalam pelayanan haji sehingga banyak jamaah dari negara mereka meninggal dunia.

Sementara itu per Rabu (19/6) kemarin, dilaporkan sebanyak 165 jemaah asal Indonesia yang meninggal saat menjalankan ibadah haji. Dari jumlah itu, tiga di antaranya meninggal karena heatstroke.

"165 (yang meninggal)," kata Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Nasrullah Jassam, kepada CNNIndonesia.com.

Gelombang panas ekstrem memang sedang terjadi di sejumlah wilayah di Arab Saudi, termasuk Mekkah dan Madinah.

Suhu di Makkah tercatat mencapai 51 hingga 53 derajat Celsius di beberapa wilayah pada musim haji tahun ini. Cuaca ekstrem ini menjadi penyebab utama banyak jemaah yang tumbang, karena tidak kuat menahan kenaikan suhu drastis.

Sebelumnya otoritas Saudi melaporkan telah merawat lebih dari 2.000 jamaah yang mengalami heatstroke. Namun angka itu sendiri belum diperbarui sejak akhir pekan lalu.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement