Breaking News
Memuat breaking news...

152 Pengungsi Rohingya Terdampar Di Labuhandeli

Redaksi
Redaksi
Minggu, 31 Desember 2023 - 5.44 PM WIB
152 Pengungsi Rohingya Terdampar Di Labuhandeli
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LABUHANDELI (Waspada): Sebanyak 152 pengungsi Rohingya, Myanmar, terdampar di perairan pantai Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhandeli, Kabupaten Deliserdang, Minggu (31/12) sekira pukul 04:00.

Dari 152 pengungsi terdiri dari ,laki laki 58, wanita 41 dan anak-anak 53 orang.

Camat Labuhandeli Dhani Mulyawan menyebutkan bahwa pihaknya sudah melaporkan keberadaan para pengungsi muslim Rohingya tersebut kepada Bupati Deliserdang dan sampai sekarang masih dalam pengawasan dan pemantauan unsur Muspika.

"Sampai sekarang para pengungsi yang terdampar ini berada di pantai Desa Karang Gading sembari menunggu perkembangan lebih lanjut. Warga masyarakat masih berswadaya memberikan bantuan pangan sembari menunggu relokasi di tempat yang baru," ujar Dhani.

Dijelaskan Dhani, Kepala Desa Karang Gading dan perangkat desa beserta unsur Muspika sudah melakukan dialog dengan para pengungsi sembari berkordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Semoga secepatnya ada kebijakan dari Pemkab Deliserdang agar keberadaan para pengungsi bisa direlokasi di lokasi yang baru," sebut Dhani.

Dhani membeberkan, para pengungsi yang menggunakan perahu tersebut mendarat Minggu (31/12) sekira pukul 04:00 di kawasan Pulau Mercusuar yang berada di pesisir pantai Desa Karang Gading yang berbatasan dengan Kabupaten Langkat.(m27)

Waspada/Ist

Para pengungsi Rohingnya berada di tenda-tenda pengungsian di perairan Desa Karang Gading Kecamatan Labuhandeli Kabupaten Deliserdang, Minggu (31/12).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement